Breaking News
Memuat breaking news...

Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Keagamaan: PIM Resmikan Balai Pengajian Raudhatul Madinah

Redaksi
Redaksi
Jumat, 11 September 2026 - 5.05 PM WIB
Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Keagamaan: PIM Resmikan Balai Pengajian Raudhatul Madinah
Sekper PIM Syahrul Kamal, Kamis (10/9/2026) menyerahkan satu unit bangunan dan bantuan kitab untuk Dayah Raudhatul Madinah, yang diterima langsung oleh pimpinan Tengku Dr. Jufri Yahya, MA. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

Suara lantunan ayat suci Al-Qur'an dan selawat terdengar syahdu dari Dayah Raudhatul Madinah, Gampong Ulee Reuleung, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Di lembaga pendidikan tradisional ini, ada sekitar 312 santri yang sedang menimba ilmu agama. Hebatnya, mereka semua belajar di sana tanpa dipungut biaya sepeser pun. Sebagian dari mereka adalah anak-anak yatim dan santri dari keluarga kurang mampu yang menggantungkan harapan besar pada masa depan yang lebih baik.

Namun, seiring bertambahnya jumlah santri, ruangan belajar yang ada kerap terasa sempit. Kebutuhan akan fasilitas yang layak menjadi kerinduan yang tak terbendung bagi para pengajar dan santri di sana.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Kamis (10/9/2026) menjadi hari yang bersejarah bagi dayah ini. PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) hadir membawa jawaban atas kerinduan tersebut. Lewat komitmen kepedulian sosialnya, perusahaan resmi menyerahkan satu unit bangunan Balai Pengajian baru.

Bukan sekadar bangunan biasa, ini adalah balai pengajian berkonstruksi beton pertama yang berdiri kokoh di lingkungan Dayah Raudhatul Madinah.

Siang itu, wajah Dr. Tgk. Jufri Yahya, MA, atau yang akrab disapa Abi Jufri, tampak berbinar. Selaku Pimpinan Dayah, ia menerima penyerahan simbolis bangunan tersebut dari Sekretaris Perusahaan PIM, Syahrul Kamal, yang hadir mewakili manajemen.

Tak hanya bangunan fisik, PIM juga membawa buah tangan berupa tumpukan kitab baru untuk langsung diamalkan oleh para santri.

"Alhamdulillah, balai ini menjadi balai pengajian dengan konstruksi beton pertama di sini. Ini jelas akan sangat membantu dan mendongkrak semangat aktivitas belajar para santri," ujar Abi Jufri dengan nada penuh syukur dan haru.

Bagi Abi Jufri, bantuan kitab yang mereka terima juga menjadi angin segar, terutama bagi para santri yatim dan kurang mampu yang selama ini memiliki keterbatasan dalam memiliki sarana belajar pribadi.

Di sisi lain, Syahrul Kamal menyampaikan bahwa langkah PIM ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan untuk ikut merawat pendidikan keagamaan di sekitar wilayah operasionalnya. Ia berharap bangunan kokoh ini tidak hanya menjadi simbol fisik, melainkan menjadi saksi lahirnya generasi islami yang unggul.

“Kami berharap balai pengajian ini dapat benar-benar dimanfaatkan dan dijaga dengan baik. Semoga dari tempat ini lahir generasi islami yang berilmu dan berakhlak mulia," tutur Syahrul.

Sambil menyerahkan lembar demi lembar kitab, Syahrul juga menitipkan harapan kecil dari perusahaan kepada keluarga besar dayah. "Meskipun jumlah kitabnya tidak banyak, mudah-mudahan memberikan manfaat besar. Kami juga memohon doa dari Abi, para guru, dan santri agar operasional PIM terus berjalan lancar, sehingga kami bisa terus hadir dan menebar manfaat yang lebih luas," tambahnya.

Bagi PIM dan masyarakat Ulee Reuleung, peresmian hari itu bukanlah akhir cerita, melainkan sebuah awal dari sinergi jangka panjang. Ke depan, kolaborasi di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan seperti ini diharapkan akan terus mekar, mengalirkan berkah bagi bumi serambi Mekah, dan menjadi ladang amal jariah yang tak pernah putus. WASPADA.id

Maimun Asnawi, S.HI.,M.Kom.I

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement