Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Yayasan Purnama Satya Dharma Gelar Seminar Parenting

Redaksi
Redaksi
Minggu, 8 November 2026 - 8.02 PM WIB
Yayasan Purnama Satya Dharma Gelar Seminar Parenting
Yayasan Purnama Satya Dharma menggelar seminar parenting bertema “Seni Mendidik Anak Cemerlang” di Aula Yayasan tersebut,, Minggu (8/11/26).(Waspada.id/Idris Lubis)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PANTAI LABU (Waspada.id): Yayasan Purnama Satya Dharma menggelar seminar parenting bertema “Seni Mendidik Anak Cemerlang” di Aula Yayasan tersebut di Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Minggu (8/11/26).

Seminar tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dan siswa mengenai pentingnya pola asuh, pendidikan karakter, serta keteladanan dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak baik, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Romo Subbato atau yang akrab disapa Romo Teguh Taslim dan Nancy Marduli. Keduanya memberikan materi dan motivasi mengenai peran penting keluarga dalam mendidik serta membimbing anak, terutama menghadapi tantangan di era digital.

Ketua Umum Yayasan Purnama Satya Dharma, Bunhui Awi, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap seminar dapat memberikan pengetahuan dan manfaat bagi siswa Sekolah Minggu Buddhis, orang tua, serta seluruh peserta.

“Melalui kegiatan ini, mari bersama-sama membangun generasi yang lebih baik, generasi yang cerdas, berkarakter, dan penuh kasih,” kata Bunhui.

Dalam pemaparannya bertajuk “Seni Membimbing Anak Cemerlang”, Romo Subbato menekankan pentingnya pendidikan karakter melalui kasih sayang, perjuangan, dan keteladanan orang tua.

Menurutnya, kesulitan hidup tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berbuat baik. Orang tua harus terus berupaya memberikan pendidikan terbaik, sekaligus membentuk generasi yang cerdas dan memiliki kasih sayang.

Ia menjelaskan, parenting merupakan proses pengasuhan, pembimbingan, dan pendidikan untuk mendukung perkembangan anak, baik secara fisik, emosional, sosial maupun kognitif, sejak usia dini hingga dewasa.

Pola asuh, lanjutnya, tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan jasmani seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal, tetapi juga harus memperhatikan pembentukan karakter, mental, moral, serta kepercayaan diri anak.

Sementara itu, narasumber Nancy Marduli mengingatkan, para siswa agar mampu menjadi teladan yang baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Menurutnya, mendidik anak tidak cukup hanya melalui nasihat, tetapi harus disertai contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Yayasan Purnama Satya Dharma Gelar Seminar Parenting

Nancy juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam menghadapi tantangan era digital. Ia menyebutkan empat hal yang perlu diterapkan dalam pola pengasuhan, yakni membersihkan pikiran, mempelajari cara-cara baru, memberikan ruang bagi anak untuk berproses, serta menetapkan batasan yang jelas.

“Jangan berharap orang lain berubah jika kita sendiri belum berubah. Anak merupakan cerminan dari orang tuanya,” paparnya.

Melalui seminar tersebut, para orang tua diajak agar tidak hanya berorientasi pada keberhasilan akademik anak, tetapi juga memperhatikan pembentukan karakter, moral, dan spiritualitas. Penanaman nilai-nilai luhur dalam keluarga juga dinilai penting untuk membentuk kepribadian anak.

Kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin pengurus Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Deliserdang, Siska Merico, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara yang dipandu Diwanta Sembiring, S.Pd, Penyuluh Agama Buddha Kementerian Agama Kabupaten Deliserdang.

Pada akhir kegiatan, Ketua Yayasan Purnama Satya Dharma menyerahkan sertifikat penghargaan kepada kedua narasumber sebagai bentuk apresiasi atas materi, pengetahuan, dan motivasi yang telah diberikan.

Yayasan Purnama Satya Dharma berharap seminar tersebut dapat menjadi salah satu kontribusi nyata dalam bidang pendidikan dan sosial, khususnya dalam mempersiapkan generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan penuh kasih di tengah perkembangan era digital.(id.28/Idris Lubis)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement