Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Yusril Pastikan Penembakan Warga di Pidie Diusut

Redaksi
Redaksi
Kamis, 5 November 2026 - 8.48 PM WIB
Yusril Pastikan Penembakan Warga di Pidie Diusut
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra saat mengadakan konferensi pers di Museum Tsunami, Banda Aceh, Rabu (4/11/2026). Dok. Waspada.id
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BANDA ACEH (Waspada.id): Pemerintah dipastikan akan menyelidiki insiden penembakan yang menewaskan seorang warga dalam bentrokan antara masyarakat dan personel TNI di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan penyelidikan diperlukan untuk mengungkap pihak yang melepaskan tembakan serta menentukan pihak yang harus bertanggung jawab atas jatuhnya korban jiwa.

“Dari pihak pemerintah sendiri sudah sepakat untuk dilakukan satu penyelidikan atas kasus penembakan ini. Siapa yang melakukan, siapa yang bertanggung jawab, dan akan dilakukan satu upaya penegakan hukum terhadap kasus ini,” kata Yusril di Banda Aceh, Kamis (5/11/2026).

Peristiwa tersebut terjadi saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Pulo Keunari, Rabu (4/11/2026). Insiden itu menyebabkan seorang warga meninggal dunia dan sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka.

Yusril menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut. Ia turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia serta berharap warga yang terluka segera pulih.

Menurutnya, peristiwa di Pidie harus menjadi bahan evaluasi pemerintah agar kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa maupun luka-luka tidak kembali terjadi dalam penanganan persoalan di Aceh.

Untuk memperoleh kejelasan, Yusril mengaku telah berkomunikasi dengan Panglima TNI dan Kapolri. Ia juga berencana bertemu Pangdam Iskandar Muda guna membahas insiden tersebut.

“Saya juga sudah bicara dengan Panglima TNI dan juga sudah bicara dengan Pak Kapolri, dan mungkin nanti saya akan bertemu dengan Pangdam Iskandar Muda untuk memperoleh kejernihan terhadap persoalan ini,” ujarnya.

Sebelumnya, TNI AD melalui keterangan tertulis menyebut personelnya sempat melepaskan tembakan peringatan menggunakan munisi hampa sebelum mengeluarkan peluru karet saat situasi di lokasi penertiban Bendera Bulan Bintang memanas.

TNI menyebut tindakan tersebut dilakukan setelah sejumlah orang melemparkan batu dan kayu ke arah personel. Dalam insiden itu, TNI mencatat satu warga meninggal dunia, 13 warga mengalami luka-luka, serta enam personel TNI turut terluka.

Warga yang meninggal dunia diidentifikasi bernama Abzalul Riza, warga Desa Dayah Gampong Baro, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie.

Meski mengakui adanya penggunaan munisi hampa dan peluru karet, keterangan TNI belum menguraikan secara terperinci penyebab kematian Abzalul maupun pihak yang melepaskan tembakan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Di sisi lain, Yusril berharap persoalan pengibaran bendera Aceh dapat diselesaikan melalui dialog. Ia mengajak seluruh pihak menahan diri agar insiden di Pidie tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

“Kami ingin semua Aceh damai. Masalah ini segera carikan jalan keluarnya sehingga tercipta perdamaian di Aceh. Itu yang menjadi harapan kita bersama,” pungkasnya.(hd)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement