Idul Adha, Pemilik The Clinic Beautylosophy Medan Kurban Sapi 1,3 Ton

  • Bagikan
Pemilik The Clinic Beautylosophy Medan, dr Arya Tjipta Sp.BP-RE bersama keluarga kurban sapi seberat 1,3 ton, Kamis (29/6/2023). Waspada/ist
Pemilik The Clinic Beautylosophy Medan, dr Arya Tjipta Sp.BP-RE bersama keluarga kurban sapi seberat 1,3 ton, Kamis (29/6/2023). Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Pemilik The Clinic Beautylosophy Medan, dr Arya Tjipta Sp.BP-RE bersama keluarga kurban sapi berjenis brahman pada Idul Adha tahun ini. Sapi seberat 1,3 ton ini akan dibagikan kepada 700 Kepala Keluarga di daerah sekitar klinik.

Pemilik The Clinic Beautylosophy Medan, dr Arya Tjipta Sp.BP-RE mengatakan, sapi berjenis brahman merupakan salah satu sapi ras terbesar. Terakhir ditimbang sekitar 1.340 kilogram atau 1,3 ton dan mungkin salah satu terbesar di Sumatera atapun di Indonesia.

“Rencananya daging kurban akan dibagi ke 700 KK dan beberapa untuk fakir miskin serta anak yatim piatu,” ujar dr Arya di The Clinic Beautylosophy, Jalan Sekip, Medan, Kamis (29/6/2023).

Menurutnya, kurban adalah memberikan sesuatu yang terbaik dan ikhlas. Jadi, sapi brahman ini adalah persembahan terbaik yang bisa diberikan secara pribadi bersama keluarga.

“Kita persembahan yang terbaik, Insha Allah. Tahun-tahun sebelumnya saat kurban tidak terlalu besar seperti ini. Dan ini mungkin yang terbesar yang pernah saya kurbankan secara pribadi,” tegasnya.

Sapi ini, tambahnya, didapat dari daerah Tanjung Morawa dan ternyata di Sumatera Utara ada peternak sapi yang bisa mengembangkan dari mulai lahir hingga memiliki berat 1,3 ton.

“Ini luar biasa karena bukan hanya bisa didapat di Jawa dan di Medan ternyata ada. Alhamdulillah, ini menunjukkan peternak di Sumut hebat-hebat, bisa membuat sapi dengan memiliki bobot 1,3 ton dan makanannya organik,” katanya.

Sementara, peternak sapi Sugiatno yang beralamat di Dusun V, Desa Telaga Sari, Kecamatan Tanjung Morawa mengatakan, sapi jenis brahman yang dikurbankan dr Arya menjadi sapi tiga terbesar di Indonesia pada 2022. Saat itu, Presiden Joko Widodo ingin meminang sapi ini untuk dikurbankan namun karena sedang musim Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak jadi diambil oleh Presiden Jokowi.

“Di 2023 sudah dipinang oleh dr Arya, usia sapi bernawa Bawor ini sudah 5 tahun dan bobotnya di atas 1 ton. Ini yang paling tua dan ada dikandang berusia 3 tahun dan beratnya sekitar 900 kg dan belum ada yang meminang, silahkan jika ada yang berkenan untuk kurban tahun depan,” pungkasnya. (h01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *