Demo 9 Tahun Jokowi Ricuh, Wakil Istana Turun Ke Jalan

Massa Minta 13 Rekannya Yang Diamankan Dibebaskan

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Ratusan massa yang menggelar aksi 9 tahun pemerintahan Jokowi yang digelar di depan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (20/10), melempari aparat keamanan dengan batu dan botol mineral.

Pantauan di lokasi pukul 18.00 WIB, massa membakar ban bekas di dua titik yakni di depan dan belakang barikade. Massa juga mulai merusak kawat berduri yang dipasang petugas kepolisian. Beberapa massa membubarkan diri karena kericuhan tersebut.
Saat ini polisi bersiaga di lokasi. Petugas mulai membekali diri dengan alat pelindung diri. Water canon juga bersiaga di lokasi.

Polisi sempat memberi imbauan agar masa tenang dan kondusif. Namun imbauan itu tak diindahkan.
“Tetap tenang, jangan rusak barikade. Kami akan fasilitasi aspirasinya,” ujar polisi dari mobil komando.

Polisi yang semula berjaga di belakang barikade, langsung menghalangi massa yang merangsek barikade. Aparat lalu membawa sejumlah pedemo yang diduga memicu provokasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengonfirmasi pihaknya telah mengamankan dua orang karena menerobos barikade. “Dua orang ditangkap yang menerobos barikade,” ujar Condro di lokasi demo.

Sebelumnya dalam undangan aksi demo yang beredar, unjuk rasa ini digelar sebagai bentuk respon atas putusan MK yang dinilai dapat melanggengkan praktek KKN. Aksi juga bertepatan dengan sembilan tahun pemerintahan Jokowi.

“Aksi ini juga bertepatan dengan momentum 9 tahun Jokowi menjabat sebagai Presiden. BEM SI berpandangan bahwa Jokowi telah mengkhianati reformasi. Terbukti dari berbagai kemunduran dan kebobrokan dari segi hukum, HAM, komersialisasi pendidikan, represifitas aparat, konflik Agraria dan investasi yang membelakangi hak-hak rakyat,” demikian tertulis dalam undangan yang beredar.

Massa Minta 13 Rekannya Yang Diamankan Dibebaskan

Massa mahasiswa meminta petugas kepolisian melepaskan rekannya yang diamankan buntut kericuhan demo 9 tahun pemerintahan  Jokowi di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (20/10).

Seorang mahasiswa yang menjadi perwakilan mengatakan ada 13 orang yang diamankan. Ia merinci 10 orang ditangkap di stasiun, tiga ditangkap saat aksi. Namun ia tak merinci stasiun mana kesepuluh rekannya ditangkap.

“Sepuluh ditangkap di stasiun, tiga ditangkap saat aksi. Diminta dilepaskan sekarang,” ungkapnya.

Sementara Tenaga Ahli Utama kantor Staf Presiden (KSP) Yohanes Joko yang turun menemui massa memastikan tiga orang yang ditangkap saat aksi sudah dibebaskan. Ia mengatakan akan mengecek kesepuluh orang lainnya yang ditangkap.

Yohannes pun meminta massa untuk berunjuk rasa secara damai. “Saat ini Pak Presiden di luar negeri. Teman-teman kita minta pengertiannya. Jadi tadi disampaikan ada 13 orang, yang baru masuk ke saya laporannya tiga orang. Saya sudah lihat tiga orang itu akan dibebaskan sekarang,” katanya.

“Terkait 10 orang saya minta perwakilan mahasiswa ikut sama saya untuk cek dimana ditangkapnya, kalau memang benar saya pastikan kalau memang tidak melanggar hukum akan dibebaskan,” tambahnya.

Sementara Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan 10 mahasiswa tersebut saat ini tengah diperiksa di Polda Metro Jaya.(cnni)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *