Bupati Lantik Pengurus MAA Periode 2024-2029

Azmi: Jadikan Adat budaya Aceh Sebagai Ikon Dan Sumber Kehidupan

  • Bagikan
Bupati Lantik Pengurus MAA Periode 2024-2029

Pj Bupati Drs Azmi MAP bersama Ketua MAA H Zakirun Pohan, serta pengurus MAA dan Pemangku Adat Aceh Singkil lainnya, usai prosesi pelantikan, Selasa (16/01/2023). WASPADA/Ariefh

SINGKIL (Waspada): Penjabat Bupati Aceh Singkil Drs Azmi MAP resmi melantik sebanyak 23 Pengurus Lembaga MAA Kabupaten Aceh Singkil, ditambah 11 Pemangku Adat daerah.

Pelantikan Pengurus Lembaga MAA Periode 2024-2029, berlangsung di Aula Kantor Bupati Aceh Singkil, disaksikan Ketua MPU H Roesman Hasmy, Sekda Ahmad Rivai SH, mewakili Kapolres Aceh Singkil, Dandim 0109 Singkil serta dihadiri para kepala SKPK Aceh Singkil, Selasa (16/01/2024).

Prosesi pelantikan Pengurus MAA dan Pemangku Adat Aceh Singkil, ditandai dengan pengucapan sumpah, dan pengucapan kata-kata pelantikan yang berlangsung secara sederhana dan penuh khidmat.

Bupati Lantik Pengurus MAA Periode 2024-2029
Pj Bupati Azmi menyaksikan penandatanganan naskah pengambilan sumpah oleh pejabat pengambil sumpah, diikuti Ketua MAA terpilih Zakirun Pohan. WASPADA/Ariefh.

“Ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar dan mulia, kepada pengurus MAA dan Pemangku Adat Aceh Singkil,” kata Pj bupati Aceh Singkil, Drs Azmi MAP dalam sambutannya, usai mengambil sumpah para pengurus Lembaga MAA tersebut.

Azmi berharap agar para pengurus lembaga Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Singkil yang baru dilantik dapat terus melaksanakan 4 peran penting sebagai fungsi MAA.

Yakni, terus menggali dan membina nilai-nilai adat budaya Aceh, agar dapat menjadi ikon dan sumber bagi kehidupan masyarakat.

Kemudian, menegakkan semangat dalam menerapkan nilai-nilai hukum adat yang bertata krama.

Membangun dan mengendalikan sikap dan watak budaya Aceh yang damai untuk mencegah timbulnya potensi konflik ditengah masyarakat.

Terakhir, menjadikan adat sebagai cara untuk menyelesaikan berbagai sengketa yang terjadi di masyarakat.

Sehingga penyelesaian sengketa tersebut harus berdasarkan pada kearifan lokal dengan semangat membangun perdamaian, ucap Azmi.

Lebih lanjut kata Azmi, setelah dilantik menjadi pengurus MAA yang baru ini, diharapkan dapat melakukan langkah-langkah dan merumuskan pemikiran yang mengarah kepada penguatan regulasi kelembagaan MAA.

Kemudian dapat mengembangkan dan mengoptimalkan fungsi kelembagaan tersebut. Sehingga kedepan, MAA dapat lebih aktif memberikan kontribusi kepada penguatan adat di Aceh Singkil.

Melaksanakan kearifan lokal di tengah beragam adat yang kita miliki. Sehingga adat yang melekat di tengah-tengah masyarakat akan terus menjadi perekat dan pemersatu masyarakat.

“Mari kita jaga dan mengembangkan adat di Aceh Singkil ini, sesuai dengan kebutuhan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan,” pungkas Azmi.

Adapun Pengurus MAA Periode 2024-2029 yang dilantik meliputi, Ketua H Zakirun Pohan SAg MM, Wakil ketua l, Riwayanto dan Wakil ketua ll, Sahibudin.

Selanjutnya Ketua Bidang Hukum Adat, H Aslym Combih, SH MSi, Ketua Bidang Adat Istiadat, Sahbudin MY, Ketua Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengengembangan Adat, H Muhammad Yusuf Aceh.

Kemudian Ketua Bidang Pusaka dan Khasanah Adat, Yasuddin. Dan Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan, Dra Fauziah, beserta masing-masing anggota bidang. (B25)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *