Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Eliyunus: Latsar untuk Pembentukan Integritas, Kompetensi, dan Karakter ASN

Redaksi
Redaksi
Kamis, 1 Oktober 2026 - 7.07 PM WIB
Bupati Eliyunus: Latsar untuk Pembentukan Integritas, Kompetensi, dan Karakter ASN
Bupati Nias Barat membuka pelatihan dasar (Latsar) yang dilakukan secara virtual dan diikuti 222 CPNS Formasi 2024, Kamis (1/10). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

NIAS BARAT (Waspada.id): Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., menekankan bahwa Pelatihan Dasar (Latsar) bukan hanya sekadar formalitas administrasi, tetapi lebih bermakna untuk pembentukan integritas, kompetensi, dan karakter ASN yang berorientasi pelayanan.

Penekanan itu disampaikan Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, saat membuka Pelatihan Dasar (Latsar) bagi 222 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2024 yang dilaksanakan secara virtual, Kamis (1/10).

Eliyunus meminta seluruh peserta dapat menghasilkan inovasi nyata dan menjaga rekam jejak positif dalam menjalankan tugas.

“Latsar bukan sekadar mengikuti pelatihan untuk memenuhi persyaratan administrasi kepegawaian. Lebih dari itu, Latsar merupakan proses pembentukan karakter, sikap, integritas, dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara,” kata Eliyunus.

Kegiatan ini diikuti jajaran pemerintah daerah dengan difasilitasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara.

Para peserta Latsar terdiri dari golongan II berjumlah 22 orang dan golongan III sebanyak 200 orang. Dari jumlah tersebut, tenaga teknis 182 orang dan tenaga kesehatan 40 orang.

Bupati Eliyunus mengatakan para CPNS merupakan energi dan harapan baru bagi percepatan pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Nias Barat. Karena itu, mereka dituntut mampu bekerja di tengah berbagai tantangan daerah.

Tantangan yang Dihadapi CPNS ke Depan

Eliyunus juga menyebutkan sejumlah tantangan yang akan dihadapi, antara lain kondisi geografis dan keterbatasan aksesibilitas, kesenjangan kompetensi dan literasi digital, meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik, serta keterbatasan anggaran yang menuntut ASN bekerja lebih efektif dan efisien.

Untuk menjawab tantangan itu, Eliyunus memaparkan tiga arah pengembangan SDM aparatur, yakni transformasi digital dan literasi teknologi, pengembangan kompetensi berbasis meritokrasi, serta penguatan integritas dan tata kelola pemerintahan yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Ia juga mengingatkan peserta untuk mengimplementasikan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yang mencakup Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

“Jangan pernah menjual kewenangan dan kepercayaan negara kepada Anda. Tingkatkan kompetensi, jadikan belajar sebagai kebiasaan sepanjang karier, dan berikan pelayanan terbaik. Hadir untuk memberikan solusi, bukan menambah masalah,” ujarnya.

Selain itu, Eliyunus meminta agar proyek aktualisasi yang disusun peserta selama Latsar tidak berhenti sebagai dokumen formalitas untuk memenuhi persyaratan kelulusan.

“Inovasi harus benar-benar diterapkan dan memberikan dampak nyata di tempat tugas masing-masing, baik di dinas, badan, puskesmas maupun sekolah.”

“Bangun rekam jejak positif. Kinerja dan perilaku saudara akan menentukan kepercayaan organisasi kepada saudara ke depan,” sambung dia.

Pada kesempatan itu, Eliyunus menyampaikan apresiasi kepada BPSDM Provinsi Sumatera Utara yang telah mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan Latsar CPNS Pemerintah Kabupaten Nias Barat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Asisten II, Asisten III, Kepala BKPSDM beserta jajaran, serta para kepala perangkat daerah se-Kabupaten Nias Barat.

Sedangkan dari BPSDM Provinsi Sumatera Utara hadir Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial, Drs. August Nadeak, bersama Liaison Officer (LO), yakni Freddy Hutabarat, Ilham Fadhly Harahap, Muksin, Dame Simamora, dan Rohayati. (Id60)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement