Breaking News
Memuat breaking news...

Cloudera Dinobatkan sebagai Leader di IDC MarketScape for Asia/Pacific Sovereign AI 2026

Redaksi
Redaksi
Kamis, 1 Oktober 2026 - 1.16 PM WIB
Cloudera Dinobatkan sebagai Leader di IDC MarketScape for Asia/Pacific Sovereign AI 2026
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA, (Waspada .id); Cloudera, satu-satunya perusahaan yang menjalankan AI ke data di mana pun berada, hari ini mengumumkan bahwa perusahaan itu telah dinobatkan sebagai Leader dalam IDC MarketScape: Asia/Pacific Sovereign AI Platform 2026 Vendor Assessment. Kami meyakini bahwa pengakuan ini telah mengafirmasi cara Cloudera membantu berbagai organisasi dalam mengakses, mengelola, dan menerapkan sovereign AI workload secara aman di berbagai lingkungan data, baik privat, hybrid, edge, maupun di lingkungan terisolasi (air-gapped).

Enterprise di seluruh Asia Pasifik sedang menghadapi tekanan yang semakin besar untuk mengimplementasikan inisiatif sovereign AI sembari mematuhi aturan-aturan ketat seputar privasi data, residensi, dan compliance. Riset terbaru dari Cloudera menyoroti betapa besar tantangan ini: hampir 92% perusahaan di Asia Pasifik terpaksa menunda atau membatalkan proyek AI akibat kendala dalam tata kelola data dan compliance, sementara 63% di antaranya memilih memindahkan kembali workload AI mereka ke private cloud atau lingkungan on-premises untuk mendapatkan kendali penuh.

Fondasi Data Tepercaya untuk Hybrid Sovereign AI

Platform Cloudera menghadirkan Private AI di mana pun, memperluas pengalaman panjang perusahaan ini dalam manajemen hybrid data ke sovereign AI. Platform ini menjawab berbagai tuntutan infrastruktur hybrid dengan menggabungkan pemrosesan data-in-motion, open data lakehouse, AI tooling kelas enterprise, dan unified data fabric yang dilengkapi keamanan dan tata kelola terintegrasi untuk seluruh analitik di semua ekosistem data. Dengan memadukan Apache Ranger untuk kontrol akses, Apache Atlas untuk data lineage, dan Cloudera Data Lineage untuk pengumpulan metadata secara otomatis, platform ini menawarkan visibilitas hingga ke trace-level mulai dari data sumber langsung ke model yang diterapkan, sehingga memastikan compliance terhadap standar audit yang ketat.

Dengan membawa proses komputasi secara langsung ke data yang terkelola, alih-alih memaksa informasi sensitif melintasi batas-batas perusahaan, Cloudera memungkinkan organisasi untuk membangun model AI di satu lingkungan dan menerapkannya secara mulus ke lingkungan lain, termasuk pusat data yang terisolasi dari jaringan (air-gapped) atau perangkat edge seperti board Jetson, tanpa perlu menulis ulang kode. Pengakuan sebagai Leader ini mencerminkan rekam jejak kesuksesan yang telah teruji dalam penerapan jangka panjang di sektor keuangan dan publik di kawasan ini.

Dirancang Terbuka dan Fleksibel

Arsitektur terbuka Cloudera memberikan kebebasan kepada organisasi untuk menerapkan workload data dan AI di berbagai lingkungan tanpa terikat pada satu vendor hardware atau infrastruktur tertentu. Melalui kontribusinya pada lebih dari 50 proyek open-source Apache, hampir 2.000 akun mitra aktif, dan kehadiran layanan langsung di sembilan negara Asia/Pasifik, Cloudera terus memperluas kapabilitas sovereign-nya, termasuk peluncuran Cloudera Anywhere Cloud, yang dirancang untuk menjalankan sovereign AI stack secara langsung di dalam akun cloud milik pelanggan.

“Seiring organisasi-organisasi di Asia Pasifik mempercepat adopsi generative AI dan agentic AI, mempertahankan tata kelola dan sovereignty yang ketat terhadap data dan model lineage merupakan hal yang sangat krusial,” ujar Deepika Giri, VP, Asia/Pacific AI Platforms and Advisory di IDC. “Platform yang menghadirkan kemampuan audit yang tangguh sekaligus fleksibilitas penerapan di berbagai lingkungan, baik privat, hybrid, dan edge, memberikan kontrol yang dibutuhkan oleh enterprise di industri yang diawasi ketat regulasi, untuk mengembangkan AI dengan penuh keyakinan.”

“Enterprise di seluruh Asia Pasifik telah mengalihkan fokus dari sekadar mengadopsi AI kini memastikan bahwa workload tersebut menghasilkan outcome bisnis sekaligus tetap mematuhi standar tata kelola sovereign yang ketat,” ujar Remus Lim, Senior Vice President, Asia Pacific and Japan di Cloudera. “Saya meyakini bahwa pengakuan kami sebagai Leader oleh IDC MarketScape menggarisbawahi dedikasi kami terhadap pasar Asia Pasifik, dengan membekali berbagai organisasi kelincahan yang diperlukan untuk mentransfer data secara lancar di seluruh lingkungan cloud, edge, dan on-premises tanpa mengorbankan kendali atau compliance.”

Lihat teknologi ini secara langsung dan hal-hal lainnya di Cloudera EVOLVE26 pada 27 Oktober di New York City. Daftar di sini.

Tentang IDC MarketScape

Model penilaian vendor IDC MarketScape dirancang untuk memberikan gambaran umum mengenai tingkat daya saing para penyedia teknologi dan layanan di pasar tertentu. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan penilaian yang ketat berdasarkan kriteria kualitatif dan kuantitatif, yang kemudian menghasilkan satu ilustrasi grafis mengenai posisi masing-masing vendor di pasar tersebut. IDC MarketScape menyediakan kerangka kerja yang jelas sehingga penawaran produk dan layanan, kapabilitas dan strategi, serta faktor-faktor penentu keberhasilan pasar saat ini dan di masa depan dari para vendor IT dan telekomunikasi dapat dibandingkan secara bermakna. Kerangka kerja ini juga membekali para pembeli teknologi dengan penilaian yang menyeluruh atas kelebihan dan kelemahan dari vendor saat ini maupun calon vendor potensial. (Id12)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement