Dirut PND: KPR Subsidi dan PPN DTP Dukung Pengembangan Kota Mandiri Bekala


DELI SERDANG (Waspada.id): Dukungan pemerintah melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), dinilai turut mendorong pengembangan kawasan Kota Mandiri Bekala di Kabupaten Deli Serdang.
Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Propernas Nusa Dua (PND), Rizqi Aswaransyah Pratama, saat menerima kunjungan jajaran Direksi dan Dewan Komisaris PND di kawasan Kota Mandiri Bekala, Kamis (8/10).
“Dengan adanya program pemerintah terkait fasilitas KPR subsidi dan PPN DTP, tentu sangat mendukung pengembangan kawasan Kota Mandiri Bekala,” ujar Rizqi.
Dia mengapresiasi dukungan jajaran Direksi dan Dewan Komisaris yang meninjau langsung perkembangan proyek tersebut. Menurutnya, kunjungan lapangan penting untuk memastikan pengembangan kawasan berjalan sesuai target dan arah strategis perusahaan.
Selain meninjau proyek, kunjungan tersebut dirangkai dengan rapat gabungan Direksi dan Dewan Komisaris PND. Rapat membahas evaluasi perkembangan proyek sekaligus memperkuat koordinasi antara manajemen dan fungsi pengawasan perusahaan.
Turut hadir Direktur Keuangan Ibnu Maulana I Arief dan Direktur Prima Ramadian M. Sementara dari Dewan Komisaris hadir Komisaris Utama Giuseppe Kapoyos serta Komisaris Anshar dan Khadafi Dwi Anugrah, didampingi Sekretaris Perusahaan dan Sekretaris Dewan Komisaris.
Komisaris Utama PND, Giuseppe Kapoyos, mengatakan peninjauan langsung merupakan bagian penting dari fungsi pengawasan Dewan Komisaris. Melalui kunjungan tersebut, pihaknya dapat melihat perkembangan pembangunan, tantangan di lapangan, serta langkah strategis yang perlu dilakukan perusahaan.
“Kunjungan lapangan ini penting agar kami tidak hanya menerima laporan di atas kertas, tetapi bisa melihat langsung perkembangan proyek, kondisi lapangan, serta berbagai hal yang menjadi perhatian dalam pengembangan Kota Mandiri Bekala,” katanya.
Menurut Giuseppe, rapat gabungan juga menjadi momentum memperkuat komunikasi dan menyelaraskan langkah antara jajaran Direksi sebagai pengelola perusahaan dan Dewan Komisaris sebagai pengawas.
Senada, Komisaris PND, Anshar, menegaskan pengawasan langsung diperlukan agar masukan kepada Direksi didasarkan pada kondisi faktual di lapangan.
“Kita ingin melihat secara nyata bagaimana progresnya, apa yang sudah berjalan, apa yang masih menjadi tantangan, dan apa yang perlu diperkuat,” ujarnya.
Dia menambahkan, kesamaan pandangan antara Direksi dan Dewan Komisaris diperlukan untuk memastikan program perusahaan berjalan efektif. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan tata kelola perusahaan harus terus diperkuat.
Anshar berharap hasil kunjungan dan rapat gabungan tersebut ditindaklanjuti melalui langkah konkret untuk mendukung program strategis nasional pembangunan tiga juta rumah pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Harapan kita tentu sederhana, apa yang kita lihat dan bahas hari ini tidak berhenti sebagai rapat. Harus ada tindak lanjut, ada langkah konkret, sehingga kinerja perusahaan semakin baik dan proyek Kota Mandiri Bekala terus berkembang,” katanya.
Kota Mandiri Bekala merupakan proyek yang dikembangkan PND melalui sinergi Perumnas dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I. Kolaborasi kedua BUMN tersebut diarahkan untuk menghadirkan kawasan perumahan terintegrasi di Kabupaten Deli Serdang.(wsp.id)























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda