Breaking News
Memuat breaking news...

Dua Siswi Korban Dugaan MBG Dirujuk ke Jakarta, Bobby Minta Kondisi Psikis Diperhatikan

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 9.32 AM WIB
Dua Siswi Korban Dugaan MBG Dirujuk ke Jakarta, Bobby Minta Kondisi Psikis Diperhatikan
Pemprovsu merujuk seorang pasien yang diduga menjadi korban program Makan Bergizi Gratis (MBG) asal Kabupaten Karo ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

DELISERDANG (Waspada.id) : Pemerintah Provinsi Sumatera Utara merujuk seorang pasien yang diduga menjadi korban program Makan Bergizi Gratis (MBG) asal Kabupaten Karo ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lanjutan. Selain kondisi fisik, aspek psikologis pasien juga menjadi perhatian menyusul dugaan tekanan mental akibat perundungan di media sosial.

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution melepas keberangkatan pasien di Lounge VIP Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (12/9). Pasien diberangkatkan menggunakan pesawat komersial dengan didampingi orang tua dan tenaga medis.

Sebelum keberangkatan, Bobby bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah mengunjungi Rumah Sakit Amanda Berastagi dan RS Efarina Etaham Berastagi, tempat Febiola dan Agnesia menjalani perawatan.

Dalam kunjungan itu, Bobby memberikan dukungan moral kepada kedua siswi. Ia menegaskan, pemeriksaan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya untuk mengetahui kondisi fisik, tetapi juga memastikan kesehatan mental anak tetap terjaga.

“Yang diperiksa bukan hanya penyakitnya, tetapi kesehatan mentalnya juga. Ini menjadi perhatian kita karena kondisi mental anak juga harus dijaga,” kata Bobby.

Menurut Bobby, rujukan ke Jakarta dilakukan atas arahan Wakil Presiden agar pasien memperoleh penanganan lebih optimal. Ia meminta tim medis memperhatikan kebutuhan pasien, termasuk apabila diperlukan pendampingan psikologis.

“Kalau memang perlu diobati secara fisik maupun psikis, kita lakukan. Permintaan anak juga harus kita dengarkan. Jangan sampai kondisi yang ada semakin mengganggu mental anak,” ujarnya.

Keberangkatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan pasien memperoleh layanan kesehatan lanjutan. Penanganan juga diharapkan memperhatikan kondisi psikologis anak di tengah dugaan perundungan yang beredar di media sosial.

Turut mendampingi Bobby, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy, dan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga. (Humas Kominfo)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement