Breaking News
Memuat breaking news...

Misi Dagang Jatim - Sumut Catat Transaksi Rp1,5 Triliun

Redaksi
Redaksi
Selasa, 29 September 2026 - 5.55 PM WIB
Misi Dagang Jatim - Sumut Catat Transaksi Rp1,5 Triliun
Gubsu Bobby Nasution, bersama Gubernur Jatim Khofifah Indra Parawansa, membuka kegiatan Misi Dagang dan Investasi Provinsi Sumut dan Jatim. Waspada.Id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.Id): Gubernur Tawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengeluarkan pernyataan. Dia bilang, misi dagang dan investasi Jatim dengan Sumut mencatat nilai transaksi Rp2,5 triliun lebih. Dari transaksi itu, industri perunggasan dan industri hilirnya menjadi penyumbang terbesar. Nilai transaksi daging ayam dan telur saja mencapai Rp1,5 triliun, atau lebih dari separuh total transaksi.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, mengatakan itu di Hotel Grand Mercure Medan Angkasa, Jalan Sutomo, Medan, Selasa (29/9). Hari itu, Khofifah, hadir di Medan untuk menghadiri kegiatan Misi Dagang dan Investasi dalam bentuk Forum Temu Bisnis. Kegiatan itu mempertemukan pelaku usaha asal Provinsi Sumut dengan pelaku usaha asal Jatim.

Disampaikan Khofifah kepada wartawan usai pelaksanaan kegiatan, angka yang disebutkannya tersebut belum final, karena penutupan resmi belum dilakukan dan proses transaksi masih berjalan. Dia bilang bahwa nilai Rp2,5 triliun lebih itu merupakan gabungan dua sisi, penjualan dan pembelian.

Khofifah mengaku, timnya terkejut melihat lonjakan tersebut. Setelah ditelusuri, pelaku usaha yang sebelumnya memasok kebutuhan dari provinsi lain, kini beralih membeli produk asal Jatim. "Pergerakan dan dinamika pasar memang harus kita ikuti ritmenya," jelasnya.

Atas nama tim Jatim, Khofifah berterima kasih kepada Gubernur Sumut dan jajaran. Ia berharap Sumut segera melakukan kunjungan balik ke Jatim, karena banyak produk Sumut yang punya pasar global dan potensi besar.

Hortikultura dan arang

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengatakan, di sisi Sumut, hasil hortikultura dan arang, merupakan komoditas andalan yang paling banyak dibeli pelaku usaha Jatim.

"Dari Sumut hari ini ada hasil hortikultura. Diantaranya, ada arang, itu juga yang dibeli," ujar Bobby didampingi Kadis Perindag ESDM Sumut Dedi JP Harahap.

Menurut Bobby, transaksi lebih dari Rp2,5 triliun itu tercatat hanya sampai pukul 13:00. Dia bilang bahwa nilai tersebut baru transaksi antarpelaku usaha yang membeli, belum sampai ke konsumen. Bobby memperkirakan, akan ada putaran ekonomi lebih dari Rp2,5 triliun lagi setelahnya, baik di Sumut maupun di Jatim.

Produk yang dibeli, kata Bobby, punya dua jalur: sebagian menjadi bahan baku untuk diolah, sebagian lain diekspor. Keduanya diyakini memberi nilai tambah lebih baik ke depan.

Meski permintaan mengalir, Bobby mengakui komoditas unggulan Sumut masih terkendala kestabilan jumlah produk. Karena itu, menurut Bobby, asosiasi pelaku usaha sejenis akan dilibatkan, agar produk bisa dikumpulkan dan dikonsolidasikan.(wsp.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement