Breaking News
Memuat breaking news...

Program Rekening Gratis Ditunda, Airlangga Sebut Anggaran Capai Rp3,84 Triliun

Redaksi
Redaksi
Kamis, 24 September 2026 - 7.38 AM WIB
Program Rekening Gratis Ditunda, Airlangga Sebut Anggaran Capai Rp3,84 Triliun
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Program rekening gratis bagi masyarakat berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening bank belum dapat direalisasikan tahun ini. Pemerintah masih menghitung kebutuhan anggaran sekaligus menyiapkan skema agar rekening yang dibuka nantinya tidak berakhir menjadi rekening dorman.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah telah melaporkan hasil pendataan calon penerima program tersebut kepada Presiden. Dari hasil pendataan, ditemukan kelompok masyarakat berusia di atas 17 tahun yang belum memiliki rekening.

Kebutuhan anggaran program tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp3,84 triliun apabila setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp50.000.

"Harapannya tahun ini. Pak update terbaru Pak soal yang rekening gratis itu? Rekening gratis kami juga sudah laporkan kepada Pak Presiden, bahwa untuk rekening gratis ini dari hasil rekab, itu ada sekitar yang sudah di atas usia 17 tahun, belum punya rekening itu ada jumlah tertentu,” kata Airlangga dalam forum bisnis di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Menurut Airlangga, pemerintah masih membahas kelanjutan program tersebut bersama Menteri Keuangan. Pembahasan dilakukan untuk menentukan bentuk program sekaligus menyesuaikannya dengan jumlah penerima dan kebutuhan anggaran.

"Ini kita mau melihat dengan Menteri Keuangan, program lanjutan seperti apa, karena kita tahu bahwa ada bansos itu diberikan kepada mereka yang sudah menikah,” ujar Airlangga.

Rekening Jangan Sampai Dorman

Selain persoalan anggaran, pemerintah juga mempertimbangkan keberlanjutan penggunaan rekening yang nantinya dibuka bagi masyarakat penerima.

Airlangga menjelaskan, kelompok masyarakat berusia 17 tahun hingga sebelum menikah belum masuk dalam skema bantuan sosial yang selama ini diberikan kepada masyarakat yang sudah menikah. Karena itu, pemerintah perlu menyiapkan program yang dapat mendorong rekening tersebut tetap aktif.

“Jadi kalau yang usia 17 sampai belum menikah, kita sedang melihat program apa yang bisa diberikan kepada mereka, supaya rekeningnya tidak dorman,” kata Airlangga.

Kebutuhan Dana Rp3,84 Triliun

Kebutuhan anggaran menjadi salah satu pertimbangan utama pemerintah dalam menentukan kelanjutan program rekening gratis tersebut.

Dengan asumsi setiap penerima mendapatkan Rp50.000, pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp3,84 triliun.

Pemerintah kini masih mengkaji program yang dapat diberikan kepada kelompok usia tersebut agar rekening yang telah dibuka tidak hanya sekadar menjadi rekening baru, tetapi juga tetap digunakan.

Pembahasan bersama Menteri Keuangan akan menjadi bagian dari penentuan skema lanjutan sebelum pemerintah memutuskan pelaksanaan program rekening gratis tersebut. (Lip6)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement