Roma Uli Silalahi: Jadikan Pancasila Sumber Moralitas Dan Etika Publik

MEDAN (Waspada.id): Anggota DPRD Kota Medan, Hj. Roma Uli Silalahi, S.S.T., M.K.M, mengajak masyarakat menjadikan Pancasila sebagai sumber moralitas dan etika publik, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hal tersebut dikatakan Roma Uli saat menggelar Sosialisasi Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, di Jln Marelan Raya Gg Sepakat, Kel. Rengas Pulau, Kec. Medan Marelan, Sabtu (26/9).
Menurut anggota Komisi I DPRD Kota Medan itu, wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia dalam mengenal diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan bangsa dan kesatuan wilayah berdasarkan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sejatinya telah hidup dan berkembang di tengah masyarakat Indonesia sejak lama,” ucapnya.
Dikatakan Politisi PKB ini, pemahaman terhadap Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak hanya penting bagi generasi muda, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Nilai-nilai Pancasila perlu terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar persatuan dan kerukunan tetap terjaga.
Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kota Medan merupakan kekuatan yang harus dirawat bersama. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat mengedepankan sikap saling menghormati, gotong royong dan menjaga persatuan meski memiliki perbedaan suku, agama maupun latar belakang.
“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari lingkungan keluarga, tetangga hingga dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Roma Uli mengatakan nilai-nilai luhur Pancasila yang dirumuskan para pendiri bangsa harus terus dijaga, dipahami, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang dirumuskan para pendiri bangsa sejak awal kemerdekaan. Nilai tersebut harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Roma Uli menjelaskan Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga berfungsi sebagai identitas bangsa, landasan moral, dan pedoman etika publik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Sementara Wawasan Kebangsaan menjadi perekat persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan golongan yang dimiliki Indonesia.
"Nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan, kebijakan, maupun perilaku masyarakat sehingga kehidupan berbangsa tetap harmonis dan bersatu," tegasnya. (Wsp.id)
















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda