Warga Bahorok Protes Pelayanan Cuci Darah RSUD Dr Djoelham Binjai


BINJAI (Waspada.id): Kericuhan terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Djoelham, Binjai, setelah sejumlah warga asal Bahorok melampiaskan kekecewaan mereka terhadap fasilitas dan pelayanan medis rumah sakit tersebut, Sabtu (10/10).
Aksi protes tersebut dipicu oleh tidak tersedianya alat serta peralatan medis yang dibutuhkan pasien saat hendak menjalani prosedur cuci darah (hemodialisis). Ketiadaan perlengkapan mendadak ini memicu kemarahan keluarga pasien yang telah menunggu untuk mendapatkan penanganan medis.
Sekar, salah seorang anak dari pasien cuci darah, membenarkan adanya insiden keributan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak rumah sakit meminta para pasien untuk pulang terlebih dahulu dan kembali lagi sore hari.
"Kami diminta pulang dulu dan diminta datang kembali sekitar jam 03.00 siang ini," ujar Sekar saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen RSUD Dr. Djoelham Binjai terkait kendala teknis dan ketersediaan peralatan medis yang menyebabkan terhambatnya layanan hemodialisis tersebut. Masyarakat berharap pihak rumah sakit segera memberikan kepastian dan meningkatkan kualitas pelayanan demi keselamatan para pasien.(id25)


















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda