Selamatkan Adat Perkawinan Aceh

  • Bagikan
Para peserta sosialisasi Adat Perkawinan Aceh terlihat antusias mengikuti acara sejak awal sampai kegiatan berakhir.(Waspada/Ibnu Sa'dan).
Para peserta sosialisasi Adat Perkawinan Aceh terlihat antusias mengikuti acara sejak awal sampai kegiatan berakhir.(Waspada/Ibnu Sa'dan).

LANGSA (Waspada): Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Langsa Drs H Mursyidin Budiman memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Gampong Pondok Pabrik yang telah berkenan melakukan sosialisasi Adat Perkawinan Aceh kepada warganya.

Karena Adat dalam Perkawinan di Aceh sekarang ini sudah banyak yang merlenceng, bahkan ada yang bertentangan dengan Syariat Islam, demikian katanya saat memberi kata sambutan pada acara sosialisasi Adat Perkawinan Aceh di Kantor Geuchik Pondok Pabrik, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Kamis (16/11).

Prosesi Adat dalam tata laksana Perkawinan di Aceh, kata dia, sesungguhnya punya nilai seni yang tinggi dan mengandung makna filosofi yang mendalam jika dilakukan secara benar.

Selamatkan Adat Perkawinan Aceh
Ketua MAA Kota Langsa Drs H Mursyidin Budiman saat menyampaikan sambutannya pada acara sosialisasi Adat Perkawinan Aceh di Gampong Pondok Pabrik. (Waspada/Ibnu Sa’dan)

Setiap tahapan yang dilakukan mulai saat meminang sampai mempelai diduduksandingkan di pelaminan, semuanya memiliki nilai baik secara keagamaan maupun pendidikan, demikian katanya.

Misalnya acara boh gaca untuk dara baro (memberi inai untuk mempelai wanita), jelasnya, dalam Adat Aceh itu tidak hanya dilakukan untuk sekedar kecantikan.

Melainkan juga ada nilai pendidikan, karena saat inai ditaruh pada mempelai wanita dengan lembut diberikan nasihat-nasihat terakhir tentang cara merawat diri dan menjaga keutuhan rumah tangga.

Nilai-nilai tersebut sekarang sudah mulai hilang, maka Sosialisasi Perkawinan Adat Aceh ini sangat tepat dilakukan. Semoga Gampong-gampong lain di Kota Langsa juga melakukannya, agar keberadaan Adat Aceh tidak hilang ditelan zaman, katanya.

Acara sosialisasi Perkawinan Adat Aceh itu dibuka Geuchik Gampong Pondok Pabrik, Azman, MA, SH, MH dan dihadiri para perangkat dan tokoh gampong dengan pematerinya dari MAA Kota Langsa.(b12)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *