Kankemenag Medan Imbau Calhaj Porsi Berangkat Lunasi BIPIH

  • Bagikan
KEPALA Kantor Kementerian Agama Kota Medan Dr. Impun Siregar. Waspada/Ist
KEPALA Kantor Kementerian Agama Kota Medan Dr. Impun Siregar. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Dr. Impun Siregar bersama Plt Kasi Haji dan Umrah H.Ahmad Faisal Nasution, mengimbau calon jamaah haji (Calhaj) Kota Medan, porsi berangkat tahun 2024, agar segera melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji(BIPIH).


Hal itu disampaikannya, Selasa (6/2) sekaitan jumlah Calhaj yang melunasi BIPIH hingga kini masih 1.791 orang dari jumlah jamaah mencapai 2.350 orang yang akan berangkat tahun ini.

Menurut Impun, menyegerakan pelunasan BIPIH oleh jamaah sangat penting, guna mempersiapkan proses keberangkatan.
“Memang tahun ini proses pelunasan BIPIH dilaksanakan setelah istitoah,karena ini sebuah aturan maka hendaknya Calhaj mengikuti aturan yang ditetapkan. Kita berharap semua Calhaj porsi berangkat bisa mengikuti prosedur pelunasan termasuk istitoah sebelum batas akhir pelunasan pada 12 Februari mendatang,”ungkap Impun.

Menurutnya kendala saat ini jamaah calon haji merasa galau khawatir surat istitoah tidak keluar sementara satu sisi batas pelunasan semakin dekat yang berakibat tidak bisa berangkat haji, kemudian masih banyak jamaah yang belum pemeriksaan kesehatan.

Padahal pihak Kemenag Medan sudah mengimbau masyarakat yang porsi berangkat haji agar segera ke Puskesmas untuk pemeriksaan kesehatan, imbauan melalui media, Ka. KUA Kec, Penyuluh agama, KBIHU.Jamaah calon haji berharap pemeriksaan kesehatan yang notabene dalam tahap perobatan jangan menjadi penghalang untuk berangkat haji.

Capai 147 Ribu

Sedangkan data disampaikan Jubir Kementerian Agama Anna Hasbie, Senin(5/2). Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag mencatat lebih 147 ribu calon jamaah haji (calhaj) yang sudah melunasi biaya haji.

Kata dia, yang sudah melunasi, terdiri atas tiga kelompok. Pertama, 126.070 calon jamaah yang masuk dalam kuota berhak lunas tahun ini. Kedua, 2.768 calon jamaah yang masuk dalam kuota prioritas lansia. Ketiga, 18.682 calon jamaah kuota cadangan.

Lima provinsi dengan jumlah calon jamaah melunasi biaya haji paling banyak adalah Jawa Barat (24.801), Jawa Timur (22.161), Jawa Tengah (20.032), Banten (6.050), dan Sulawesi Selatan (4.203). Sedang lima provinsi dengan jumlah calon jamaah melunasi biaya haji paling sedikit adalah Bali (468), Papua Barat (404), Sulawesi Utara (381), NTT (355), dan Kalimantan Utara (301).

Anna menjelaskan pelunasan tahun ini mensyaratkan istithaah kesehatan, yang artinya calon jamaah harus melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di Puskesmas. Jika hasil pemeriksaan adalah memenuhi kriteria istithaah kesehatan, jemaah dapat melakukan pelunasan biaya haji.(m22)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *