Bupati : Minum Kopi Menjadi Gaya Hidup Masyarakat Indonesia

  • Bagikan
WAKIL Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar didampingi Kadis Perindag TM Zaki Aufa dan lainnya menyeduh kopi saat membuka Festival Kopi Deliserdang Tahun 2022 di P3UD Deliserdang Tanjungmorawa, Senin (26/12).- (Waspada/Khairul K Siregar/B)
WAKIL Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar didampingi Kadis Perindag TM Zaki Aufa dan lainnya menyeduh kopi saat membuka Festival Kopi Deliserdang Tahun 2022 di P3UD Deliserdang Tanjungmorawa, Senin (26/12).- (Waspada/Khairul K Siregar/B)

TANJUNGMORAWA (Waspada) : Bupati Deliserdang melalui Wakil Bupati membuka Festival Kopi Deliserdang Tahun 2022 di P3UD Deliserdang Tanjungmorawa, Senin (26/12).

Kegiatan dihadiri Kadis Perindag TM Zaki Aufa, S.Sos,MAP, Kadis Pertanian Rahman Saleh Dongoran, SP,MSi, Kadis PMPTSP Salim,SP, Kadis Budporapar Khairul Rijal, Kadis Koperasi & UKM Hj.Rabiatul Adawiyah Lubis, Dewan Juri dan Camat se Deliserdang.

Bupati Deliserdang H.Ashari Tambunan dalam sambutan disampaikan Wakil Bupati HMA Yusuf Siregar mengatakan saat ini meminum kopi telah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia terutama generasi millenial. Perkembangan dan ragam jenis kopi serta menjamurnya kedai-kedai kopi turut menjadi faktor yang membuat kopi lebih dekat dengan masyarakat dan menjelma menjadi bagian dari gaya hidup modern.

Ia melihat adanya tren di kalangan anak muda penikmat kopi dalam berbagai jenis kreasi olahannya menjadikan tren ini tidak bisa diabaikan. Ini dapat menjadi peluang emas yang harus dimanfaatkan oleh pelaku industri kopi hulu maupun hilir.

“Dengan kreasi dan olahan yang tepat, saya yakin industri kopi di Deliserdang dapat menjadi pembangkit perekonomian pelaku industrinya. Tentunya ini dapat menjadi peluang besar bagi masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Deliserdang tidak hanya bagi pelaku usaha mikro kecil, menengah tetepi juga bagi petani kopi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonominya”kata Bupati.

Menurutnya, Festival Kopi Deliserdang Tahun 2022 yang diselenggarakan ini merupakan media yang sangat tepat untuk meningkatkan peran masyarakat khususnya generasi muda yang memperkenalkan kekhasan kopi Deliserdang dalam rangka membangkitkan ekonomi masyarakat melalui kreativitas menciptakan produk olahan kopi yang nikmat dan berkualitas.

Atas nama Pemkab Deliserdang, Bupati menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Festival Kopi Deliserdang Tahun 2022. Semoga dengan kegiatan ini pecinta kopi dapat semakin berkreasi dan berinovasi dalam mengembangkan industri kopi di kabupaten Deliserdang.

“Saya berharap melalui produk buatan lokal UMKM yang berkualitas tinggi kopi Deliserdang dapat bersaing tidak hanya di pasar lokal tetapi juga dapat menguasai pasar internasional”harapnya.

Bupati mengucapkan terimakasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Deliserdang yang bekerjasama dengan Bisma Kopi Nusantara dan pelaku usaha kecil UMKM serta sponsor yang saling bersinergi mensukseskan acara.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Deliserdang TM Zaki Aufa, S.Sos, MAP, dalam laporannya menjelaskan kegiatan ini berawal dari beberapa waktu lalu pihaknya bersama Dinas Pertanian Deliserdang melihat ada potensi kopi di Kabupaten Deliserdang dimana selama ini hanya tau Kopi Gayo yang selalu dibanggakan, kopi Sidikalang dan terakhir ada kopi Mandailing dan jenis kopi lainnya.

Dikatakannya bahwa Bupati Deliserdang selalu berpesan dan menyatakan Deliserdang adalah Kabupaten yang memiliki potensi besar, memiliki dataran tinggi, sedang dan pesisir. Lalu pihaknya mencoba menggali potensi Deliserdang tersebut dan berusaha karena kopi ini merupakan salah satu yang diminati.

Pihaknya kemudian menggali data dimana data sementara yang didapatnya dari Dinas Pertanian ada sekitar 800 Ha kopi yang ada di dataran tinggi Deliserdang dengan varietas Arabica dengan produksi 1,2 ton per hektar per tahun. Hal ini adalah potensi yang cukup baik.

Namun setelah di telusuri ke beberapa petani, hal yang sangat miris yakni petani Deliserdang saat ini menjual produk kopi ke Tanah Karo, Sidikalang bahkan Aceh.

Oleh karena itu, kegiatan Festival Kopi Deliserdang ini merupakan langkah awal pihaknya tetap bekerjasama dengan OPD terkait untuk ke depan bisa mempopulerkan kopi Deliserdang.

“Harapan ke depan kegiatan ini menjadi event tahunan dan akan terus menggali potensi yang ada membuat kompetisi Barista atau membuat pelatihan kepada masyarakat Deliserdang sehingga visi misi Bupati Deliserdang menjadikan Deliserdang yang maju, sejahtera, religius dan rukun dalam kebhinekaan dapat diwujudkan”kata TM Zaki Aufa.

Zaki menambahkan peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 32 orang yang merupakan pemuda dan masyarakat yang ber KTP Deliserdang.

“Saya ingin ingatkan kepada semua yang hadir disini jangan bicara kopi kalau kita tidak menikmati dan merasakan kopi Deliserdang. Mari kita bersama-sama berjanji mulai hari ini ke depan jangan lagi pakai kopi Gayo, Sidikalang, Mandailing karena kopi Deliserdang ternyata jauh lebih baik kondisinya. Hal ini berani kami nyatakan karena beberapa waktu lalu kami mengambil 10 sample dari mulai petani yang ada di Gunung Meriah sampai petani di Kutalimbaru dibawa ke laboratorium. Kopi yang ada di Bener Meriah Aceh, ternyata great yang tertinggi dengan skor 85 berada di Kutalimbaru karena ketinggiannya cukup yakni 1300 mdpl “tegas Zaki.- (a14/a01/B)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *