Gedung SDN 057771 Ancam Keselamatan Siswa

  • Bagikan
KONDISI gedung SDN 057771 di Desa Halaban, Kec. Besitang, retak dan bagian dinding beton tampak sudah bergeser. Hal ini tentu sangat berbahaya jika tak secepatnya diperbaiki. Waspada/Asrirrais
KONDISI gedung SDN 057771 di Desa Halaban, Kec. Besitang, retak dan bagian dinding beton tampak sudah bergeser. Hal ini tentu sangat berbahaya jika tak secepatnya diperbaiki. Waspada/Asrirrais

BESITANG (Waspada): Kondisi gedung SDN 057771 di daerah perbatasan Provinsi Sumut-Aceh, tepatnya di kawasan Dusun Sidorejo, Desa Halaban, Kec. Besitang, Kab. Langkat, mengancam keselamatan jiwa para siswa.

Bagaimana tidak, tiga ruang belajar yang selama ini ditempati oleh murid Kelas IV, Kelas V dan Kelas VI, kondisi dinding betonnya nyaris merata retak. Kondisi ini sudah berlangsung lama, namun belum ada upaya perbaikan.

Pantauan Waspada.id langsung di lokasi gedung SDN, Rabu (3/5), bangunan gedung sekolah di ketiga lokal banyak terdapat retakan. Bahkan yang paling parah dinding beton pada ujung bangunan retak dari atas hingga ke pondasi.

Akibat retakan yang memanjang ini, dinding beton mengalami pergeseran. Jika tak segera dilakukan perbaikan, maka bukan tak mungkin gedung sekolah tempat generasi muda untuk menimba ilmu ini akan roboh dan menelan korban.

Selain kondisi gedung yang sangat berisiko tinggi dijadikan tempat belajar mengajar, ruang belajar para siswa juga sangat tidak layak karena kondisi mobiler yang lapuk dan banyak yang sudah tidak bisa terpakai.

Bahkan, menurut informasi yang diperoleh dari salah seorang tenaga pengajar, para siswa sempat belajar di teras sekolah akibat kondisi bangunan yang rawan untuk ditempati. Belakangan, proses belajar dikembalikan ke ruangan kelas.

Untuk kelanjutan proses pelajar mengajar, para siswa di SDN terpaksa duduk di lantai. Kondisi ruang belajar yang jauh dari kata nyaman ini tentu berpotensi mempengaruhi konsentrasi siswa mengikuti proses belajar.

Buruknya kondisi bangunan infrastruktur SDN tentu mengundang keprihatinan masyarakat. Bagaimana tidak, di tengah besarnya anggaran negara untuk dunia pendidikan, tapi kondisi gedung sekolah masih ada yang tidak layak.

Sebelum adanya jatuh korban, masyarakat di daerah perbatasan Sumut-Aceh ini mendesak Plt Bupati Langkat mengalokasikan anggaran APBD untuk pembangunan gedung SDN yang benar-benar layak untuk ditempati.

“Kami meminta tiga ruang belajar di SDN ini secepatnya dibangun, karena gedung yang ada sekarang sangat beresiko untuk aktivitas belajar. Jadi, sebelum terjadi hal-hal yang tak diinginkan, kami minta masalah ini menjadi perhatian kepala daerah” kata warga. (a10)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *