Rumah Tertimpa Pohon Kemiri Tumbang Dihempas Puting Beliung, 1 Tewas 1 Luka

  • Bagikan
Rumah milik Mardongan Lumbantoruan di Desa Pahorboan, Kecamatan Pagaran hancur tertimpa pohon Kemiri tumbang dihempas angin puting beliung Selasa (5/12) sekira pukul 16.00 Wib. Waspada/id
Rumah milik Mardongan Lumbantoruan di Desa Pahorboan, Kecamatan Pagaran hancur tertimpa pohon Kemiri tumbang dihempas angin puting beliung Selasa (5/12) sekira pukul 16.00 Wib. Waspada/id

TAPUT (Waspada) : Satu rumah di Desa Pahorboan, Kecamatan Pagaran hancur tertimpa pohon kemiri yang tumbang dihempas angin puting beliung, Selasa (5/12) sekira pukul 16.00 Wib. Akibatnya, anak pemilik rumah, Mardongan Lumbantoruan, meninggal dunia sedangkan istrinya mengalami luka karena tertimpa reruntuhan rumah dan pohon kemiri.

Selain itu, rumah di sebelahnya milik Gibson Lumbantoruan, juga ikut mengalami kerusakan karena ikut tertimpa runtuhan pohon kemiri tersebut.

Kapolres Taput AKBP Johanson Sianturi, melalui Kapolsek Siborongborong, AKP Souit Purba membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, peristiwa terjadi pada Selasa (5/12/2023) sekira pukul 16.00 Wib saat hujan gerimis disertai angin puting beliung yang menerpa desa tersebut mengakibatkan rumah korban dan rumah warga lainnya menjalami kerusakan.

Kata Souit Purba, selain rumah korban dan rumah disampingnya, sebanyak 3 rumah di lokasi lain di desa tersebut juga mengalami kerusakan karena diterpa angin puting beliung, yaitu rumah Apoan Simamora, Ampin Efendi Purba, dan Arlan Simamora,. Namun ketiga rumah itu hanya mengalami rusak ringan.

Souit menjelaskan, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi yang dihimpun di tempat kejadian, peristiwa yang merenggut nyawa itu terjadi saat angin puting beliung disertai hujan gerimis menghempas dan menumbangkan pohon kemiri besar dan tinggi yang ada di belakang rumah korban.

“Menimpa rumah korban dan 1 rumah, Sorna Sibarani, 40 mengalami luka, dan anaknya, Rianty Rotua Lumbantoruan, 14 meninggal karena tertimpa reruntuhan rumah dan pohon kemiri,” terang Souit Purba, Rabu (6/12).

Kata Souit, kedua korban saat kejadian sedang berada di ruang tengah melipat kain.

“Korban Rianty Rotua Lumbantoruan meninggal setelah sempat di rawat di rumah sakit, sedangkan korban Sorna Sibarani hanya mengalami luka ringan,” sebutnya.

Terkait peristiwa tersebut, Kepala Desa Pahorboan, Mardostahi Nababan sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Taput dan Dinas Sosial, dan pihak terkait lainnya.

“Kita sudah melaporkan kejadian ini kepada Bapak Bupati dan Dinas Sosial, Badan Bencana Alam sekaligus Bapak Asisten III Tapanuli Utara. Hari ini sudah hadir langsung Bapak Kadis Sosial didampingi staf dan Badan Bencana Daerah memberikan penghiburan,” kata Mardostahi kepada Waspada, Rabu (6/12).

Kata Mardostahi, pasca kejadian, pihaknya juga menfasilitasi pembersihan terhadap rumah dan menemani korban ke Rumah Sakit Santa Lusia Siborong-borong hingga mendampingi pulang ke rumah duka.

“Kami sudah ke lokasi melayat korban. Korban hari dimakamkan amang,” tambah Camat Pagaran, Herianto Nababan. (chp)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *