Aceh

Pencarian 7 Hari Nihil, BPBK Abdya Hentikan Operasi

Pencarian 7 Hari Nihil, BPBK Abdya Hentikan Operasi
Petugas gabungan menyisir kawasan Gunung Sara Panyang dan sekitarnya dalam upaya pencarian M Jamil, 62, warga Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, yang dilaporkan hilang sejak 6 April 2026. Setelah tujuh hari pencarian tanpa hasil, BPBK Abdya menghentikan sementara operasi. Selasa (14/4).Waspada.id/Syafrizal
Kecil Besar
14px

BLANGPIDIE (Waspada.id): Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK), Aceh Barat Daya (Abdya), resmi menghentikan sementara operasi pencarian terhadap M Jamil, 62, warga Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, yang dilaporkan hilang sejak Senin (6/4) lalu. 

Keputusan tersebut diambil setelah upaya pencarian intensif, selama tujuh hari hingga Selasa (13/4) sore, tidak membuahkan hasil.

Kepala Pelaksana BPBD Abdya, Mukhsin ST menyampaikan bahwa,  penghentian dilakukan sesuai prosedur standar operasi pencarian dan pertimbangan efektivitas di lapangan. “Selama tujuh hari pencarian, tim gabungan telah bekerja maksimal, namun korban belum ditemukan. Untuk sementara operasi kita hentikan,” ujar Mukhsin, didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Maimun Sabri.

M Jamil, yang juga menjabat sebagai Kepala Dusun 4 di Desa tersebut, diduga hilang saat menuju kawasan Gunung Sara Panyang, atau kebun miliknya di Desa Babah Lhung, Kecamatan Blangpidie.

Operasi pencarian melibatkan unsur lintas sektor, mulai dari BPBK, tim SAR, TNI/Polri, Satpol PP, Tagana, hingga masyarakat setempat.

Tim telah menyisir berbagai titik, termasuk aliran sungai, kawasan pegunungan, area perkebunan, hingga pesisir pantai, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Meski operasi dihentikan, BPBK menegaskan bahwa, pencarian dapat dibuka kembali sewaktu-waktu, apabila ditemukan informasi baru yang relevan dari masyarakat maupun pihak keluarga. “Kami tetap siaga. Jika ada perkembangan atau permintaan dari keluarga, pencarian akan kembali dilanjutkan,” katanya.

BPBK juga mengimbau masyarakat,  untuk segera melaporkan apabila mengetahui informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan keberadaan korban.

Di akhir pernyataannya, Mukhsin mewakili tim gabungan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat, atas belum ditemukannya hasil dalam operasi pencarian tersebut.(id82)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE