Iswanto Tarik Pukat Bersama Nelayan Di Pasie Jantang

- Aceh
  • Bagikan
Iswanto Tarik Pukat Bersama Nelayan Di Pasie Jantang
Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto menarik pukat bersama nelayan di pantai Pasi Jantang, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Rabu (21/2). (Waspada/Ist)

KOTA JANTHO (Waspada): Bersama sang istri Cut Rezky Handayani, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, secara spontan menyambangi pesisir pantai Pasie Jantang Gampong Jantang, Meunasah Krueng Kala, Pasie Blang Raya Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, sekaligus menarik pukat bersama nelayan pukat Gampong Jantang, Rabu (21/2).

Pj Bupati Muhammad Iswanto mengatakan, tarek (tarik) pukat merupakan salah satu tradisi menangkap ikan yang mengambarkan simbol kebersamaan dan gotong royong masyarakat Aceh dalam mencari nafkah di pesisir pantai.

“Hal ini tentu harus dilestarikan. Di tengah-tengah maraknya teknologi, sebagian nelayan Aceh lebih memilih cara tradisional dalam menangkap ikan seperti di pantai Pasie Jantang Gampong (desa) Jantang, Meunasah Krueng Kala Pasie Blang Raya, Kecamatan Lhoong ini,” katanya.

Menurutnya, di Aceh tradisi ini dikenal dengan tarek pukat adalah tradisi penangkapan ikan yang legal dan telah dilakoni sejak masa Kesultanan Aceh. “Kalau saya tak salah, ini merupakan warisan dari abad ke-16 dan hampir di seluruh pesisir Aceh, kegiatan ini masih dijalankan para nelayan,” ungkap Muhammad Iswanto.

Sementara itu, salah seorang nelayan di pantai Pasie Jantang Munir mengatakan, tarek pukat adalah suatu tradisi yang hampir hilang, sehingga pihaknya berusaha menjaga kelestarian tradisi Aceh tersebut. Karena, pada tarek pukat ini bisa menggambarkan semangat kegotong royongan diantara para nelayan.

Iswanto Tarik Pukat Bersama Nelayan Di Pasie Jantang
Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto menyaksikan hasil tangkapan nelayan dengan menggunakan pukat di pantai Pasi Jantang, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Rabu (21/2). (Waspada/Ist)

“Tarek pukat salah satu tradisi yang hampir hilang, maka kami masih berusaha untuk melestarikan tradisi leluhur berupa tarek pukat. Rakyat juga mengaku senang dengan adanya kegiatan ini, sehingga ia bisa menjaga silahturahminya dengan rekan dan masyarakat sekitar serta kami sudah melakukannya selama kurang lebih 40 tahun secara turun temurun,” pungkas Munir.

Turut bersama Pj Bupati Iswanto saat tarek pukat Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Besar Abdullah, Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh Besar Arifin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaan Aceh Besar, Bahrul Jamil, Kepala Kesbangpol Aceh Besar Sofian, Kabag Prokopim Setdakab Imam Munandar, Kabid Informasi Media Diskominfo Aceh Besar Mariadi, Camat Lhoong Rauza DAS serta para nelayan penarik pukat.

Serah Jaring Ikan

Usai menarik pukat Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto juga menyerahkan jaring ikan kepada nelayan Pasie Jantang secara simbolis kepada Keuchik Gampong Jantang, Meunasah Krueng Kala Pasie Blang Raya Eri Gunawan.

Iswanto mengatakan Sebagai nelayan, masyarakat pesisir tidak hanya melakukan penangkapan ikan di perairan umum daratan saja, tetapi juga melakukan penangkapan ikan sampai ke laut. Oleh karena itu, nelayan sangat memerlukan sarana penangkapan ikan yang memadai dan mendukung peningkatan hasil tangkapannya.

Salah satunya dengan memberikan bantuan sarana penangkapan ikan berupa jaring sebanyak tiga unit kepada nelayan Pasie Jantang. (b05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *