ACEH BARAT (Waspada.id): Pemerintahan Kabupaten Aceh Barat melepas 259 calon jemaah haji (Calhaj) di Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Selasa (14/4).
Prosesi adat peusijuk sekaligus pelepasan dilakukan oleh Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, sebagai bentuk doa dan harapan keselamatan bagi para tamu Allah.
Wabup Said Fadheil mengatakan, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, melainkan juga membutuhkan kesiapan mental dan spiritual yang kuat.
Ia mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan dan stamina agar mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah serta rukun haji dengan sempurna.
“Perjalanan haji adalah perjalanan suci yang memerlukan kekuatan lahir dan batin. Jaga kondisi kesehatan agar seluruh ibadah dapat ditunaikan dengan baik,” ujar Said Fadheil.

Wabup meminta kepada pihak Kementerian Haji agar memberikan pendampingan dan pengawasan maksimal kepada jemaah selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, sehingga para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan lancar.
Wabup Said Fadheil menitipkan harapan kepada para jemaah agar mendoakan Kabupaten Aceh Barat. Ia berharap melalui doa-doa yang dipanjatkan di Tanah Suci, Aceh Barat dapat terus berkembang dan mampu mewujudkan pembangunan yang merata serta berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
Para Calhaj dijadwalkan akan berangkat menuju embarkasi pada Rabu, 6 Mei 2026, pukul 21.00 WIB menggunakan bus umum.
Pelepasan ini menjadi momen penuh makna, tidak hanya bagi para jemaah dan keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Aceh Barat yang turut mengiringi dengan doa agar para calon haji diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. (id83)










