AcehPendidikan

PKM Universitas Samudra Di Aceh Tamiang Bangun Dapur Siaga Bencana Bersama Masyarakat

PKM Universitas Samudra Di Aceh Tamiang Bangun Dapur Siaga Bencana Bersama Masyarakat
Universitas Samudra melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana Tahun 2026 laksanakan kegiatan kemanusiaan di Kampung Benua Raja, Kabupaten Aceh Tamiang.(Waspada.id/ist).
Kecil Besar
14px

ACEH TAMiANG (Waspada.id): Universitas Samudra melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana Tahun 2026 melaksanakan kegiatan kemanusiaan di Kampung Benua Raja, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan ini dipimpin oleh dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Nurliza Lubis, S.E., M.Si, sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membantu pemulihan masyarakat pascabencana.

Program ini mengusung konsep Penyediaan Dapur Layak Bersama Pascabencana sebagai upaya pemulihan fungsi hidup dasar masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah tersebut .

Kegiatan diawali dengan aktivitas memasak bersama masyarakat, yang melibatkan warga setempat secara langsung. Suasana kebersamaan tampak hangat, di mana masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari yang sempat terhenti akibat bencana. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sarana pemulihan sosial dan psikologis masyarakat.

Tim PKM Universitas Samudra melakukan penyerahan bantuan berupa peralatan dapur untuk mendukung keberlangsungan Dapur Siaga Bencana. Bantuan tersebut meliputi peralatan memasak, alat makan, serta perlengkapan pendukung lainnya yang dirancang untuk digunakan secara kolektif oleh masyarakat.

Program ini menekankan pentingnya dapur sebagai pusat aktivitas rumah tangga dan simbol kemandirian masyarakat pascabencana .Tidak hanya itu, tim juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak, sebagai bentuk dukungan awal agar dapur bersama dapat langsung beroperasi dan dimanfaatkan oleh warga. Bantuan ini bersifat stimulan agar masyarakat dapat secara mandiri melanjutkan aktivitas memasak bersama ke depannya .

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Nurliza dalam dalam keterangan diterima Kamis (16/4) menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada bantuan jangka pendek, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga kembali mampu mengelola kebutuhan hidupnya secara mandiri melalui dapur bersama ini,” ujarnya.

Melalui pendekatan partisipatif, masyarakat dilibatkan aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari pelaksanaan hingga pengelolaan dapur. Hal ini diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan, gotong royong, serta meningkatkan ketahanan sosial masyarakat di tengah kondisi pascabencana.

Disebutkannya, program PKM ini juga melibatkan mahasiswa sebagai fasilitator lapangan yang turut membantu dalam pendampingan dan pelaksanaan kegiatan bersama masyarakat. “Dengan adanya kegiatan ini, Universitas Samudra berharap Dapur Siaga Bencana yang telah dibentuk dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam menghadapi kondisi darurat, sekaligus menjadi model pengabdian masyarakat yang dapat direplikasi di daerah lain yang terdampak bencana, “pungkasnya.(id76).

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE