Ribuan Jemaah Hadiri Haul XXXIII Ahmad Dewi

- Aceh
  • Bagikan
Ribuan Jemaah Hadiri Haul XXXIII Ahmad Dewi
HAUL AHMAD DEWI: Tgk Abdul Aziz (3 kanan) bersama Tgk H Fatahillah (3 kiri) berfoto di sela-sela Haul XXXIII Allahyarham FH Tgk H Ahmad Dewi di Komplek LPI Dayah BTM Idi Cut, Darul Aman, Aceh Timur, Minggu (18/2). Waspada/Muhammad Ishak

IDI CUT (Waspada): Ratusan jemaah, alumni dan orangtua santri diundang untuk memperingati Haul XXXIII Allahyarham FH. Tgk H Ahmad Dewi HS Tahun 2024. Rutinitas tahunan sekembalinya anak sulung almarhum itu dipusatkan di Komplek Dayah BTM Idi Cut, Gampong Keude, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur.

Sejumlah alim ulama dan pimpinan dayah hadir diantaranya, Tgk Fakhrurrazi (Aba Matang Geuto), Abiya Fadhli Al Dina Gampong Baro, Tgk Razali dan Tgk H Muhammad Yusan. Beberapa tokoh juga hadir seperti Tgk Syauqi (Imum Mukim Kuta) dan Tgk Aswadi. Hadir juga Camat Darul Aman Azani dan unsur muspika lainnya.

Pimpinan LPI BTM Idi Cut, Tgk H Fatahillah, dalam sambutannya mengatakan, haul ayahandanya dilaksanakan untuk memanjatkan doa dan mempersatukan alumni BTM Idi Cut se Aceh. “Dengan adanya haul setiap tahun, maka seluruh santri BTM era 70-an sampai 90-an dapat melihat langsung kondisi BTM saat ini yang sedang berkembang kembali pasca damai,” katanya.

Sementara Tgk Abdul Aziz dalam tausiahnya mengatakan, haul yang dilaksanakan setiap tahun adalah wujud nyata alumni BTM dan masyarakat Idi Cut atas perjuangan seorang da’i ternama di Aceh kala itu dalam memproklamirkan Syariat Islam (SI) era 1980-an. “Bahkan, dampak dari isi dakwahnya yang kerap menentang kebijakan pemerintah kala itu harus berurusan dengan aparat keamanan, bahkan beliau sempat di penjara,” katanya.

Setelah beliau (FH Tgk H Ahmad Dewi—red) tiada, Dayah BTM Idi Cut sempat terbengkalai bertahun-tahun, bahkan rumah dan asrama putra/putri rusak parah. Namun setelah anak sulungnya kembali dari luar negeri, kini Dayah BTM Idi Cut sudah kembali seperti ramai dengan santri yang mengaji, baik siang dan malam.

“Kami berharap, masyarakat Idi Cut khususnya alumni Dayah BTM Idi Cut untuk lebih peduli dengan keberadaan dayah ini, minimal anak kita titipkan ke sini, sehingga dayah ini kembali ramai seperti saat FH Tgk H Ahmad Dewi memimpinnya dulu,” timpa Tgk Abdul Aziz.

Di sisi lain, Tgk Abdul Aziz juga mengajak, umat Islam untuk bersatu melawan kemungkaran dan kebatilan sesuai dengan amanah dari FH Tgk H Ahmad Dewi ketika berdakwah tempo dulu. Bahkan berbagai kebijakan yang menentang dengan Alquran dan hadist kerap diprotes dalam dakwahnya.

“Mari kita ikuti jejak ulama-ulama kharismatik Aceh, apalagi di Idi Cut ini sejak dulu dikenal dengan keilmuan para ulama yang disegani daerah lain, seperti Tgk H Muhammad Thaib Matang Geuto, Tgk H Abdul Wahab Darussa’adah Idi Cut dan FH Tgk H Ahmad Dewi,” pungkas Tgk Abdul Aziz. (b11)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *