Ustadz Aiyub Rusli: Tiga Kiat Hidup Bahagia

- Aceh
  • Bagikan
Ustadz Aiyub Rusli: Tiga Kiat Hidup Bahagia

ACEH BESAR (Waspada): Dalam hidup dan kehidupan ini setiap muslim patut memperhatikan kiat-kiat hidup bahagia antara lain, syukur terhadap nikmat, sabar ketika mendapat cobaan, dan bertobat ketika melakukan kesalahan.

Pengajar pada Pesantren Dar Maryam Samahani, Ustazd Aiyub Rusli(foto), menyampaikan hal tersebut dalam Khutbah Jumat di Masjid Baitul Maqdis, Seuot, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, (23/02/24) bertepatan dengan 13 Sya’ban 1445 H.

Ustazd Aiyub Rusli menguraikan, tiga kiat hidup bahagia diperlukan untuk menjalani kehidupan yang penuh makna. Pertama, perlunya sikap syukur terhadap nikmat yang diberikan oleh Allah Swt.

“Kita harus selalu mengingat dan mensyukuri nikmat-nikmat yang telah Allah berikan. Dalam keadaan suka maupun duka, syukur adalah kunci dalam memperoleh kebahagiaan,” ujarnya.

Ia mengatakan, ciri-ciri orang itu telah bersyukur, tunduk orang terhadap pemberi nikmat, adanya rasa cinta terhadap yang memberi nikmat, dan tidak menggunakan nikmat tersebut dalam hal-hal yang tidak disukai oleh yang memberi nikmat.

Allah Swt berfirman, “Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji? Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta. (QS Al-Ankabut: 2-3).

Selanjutnya, Ustazd Aiyub menekankan kiat kedua, yaitu pentingnya sabar dalam menghadapi cobaan dan ujian hidup. “Sabar bukanlah tentang tidak merasakan sakit atau kesulitan, tetapi tentang mempertahankan hati yang lapang dan tawakal kepada Allah dalam menghadapinya,” jelasnya.

Nabi Muhammad saw bersabda, “Sabar itu pada awal musibah.” (HR. Bukhari Muslim nomor 1302)

Ustazd Aiyub Rusli menegaskan, kiat ketiga, bertobat atas kesalahan yang dilakukan sebagai bagian dari kiat hidup bahagia.

“Ketika kita melakukan kesalahan, janganlah malu kembali kepada Allah dengan tulus. Bertobatlah dengan sungguh-sungguh, karena dengan itulah kita mendekatkan diri kepada-Nya dan memperoleh ketenangan jiwa,” ujarnya.

Dalam konteks ini, Allah Swt berfirman, “Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhanya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS Az-Zumar: 53).

“Semoga tiga kiat hidup bahagia ini menjadi bahan refleksi dan introspeksi bagi umat Islam, sehingga kita mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (b02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *