Breaking News
Memuat breaking news...

Film Djamin Setia Selamanya Bawa Pesan Keberanian untuk Generasi Muda

Redaksi
Redaksi
Kamis, 1 Oktober 2026 - 10.01 PM WIB
Film Djamin Setia Selamanya Bawa Pesan Keberanian untuk Generasi Muda
Acara nonton bareng Film Djamin Setia Selamanya di Deli Park XXI Medan, Kamis (1/10).Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Film biopik “Djamin Setia Selamanya” mulai tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia, Kamis (1/10), termasuk di Medan. Film tersebut mengangkat perjalanan hidup pejuang kemerdekaan asal Tanah Karo, Djamin Ginting, sekaligus memperkenalkan sosok pahlawan nasional itu kepada generasi muda.

Di Medan, penayangan film tersebut turut dirangkaikan dengan kegiatan Cinema Visit dan nonton bareng bersama Wali Kota Medan dan jajaran di Deli Park XXI. Kegiatan itu juga dihadiri sejumlah pemeran, di antaranya Rafi Sudirman dan Marcell Darwin, serta sutradara dan produser film.

“Djamin Setia Selamanya” merupakan film epik yang mengangkat perjalanan seorang anak muda Karo yang tumbuh menjadi salah satu tokoh penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Film yang disutradarai Rako Prijanto tersebut ditulis Titien Wattimena dan Lynda Ulviana serta diproduksi Erjege Pictures. Ceritanya memadukan drama sejarah, aksi perang dan kisah kemanusiaan yang berkaitan dengan perjalanan hidup Djamin Ginting.

Djamin Ginting lahir di Desa Suka, Tanah Karo, 12 Januari 1921. Dalam film tersebut, perjalanan hidupnya digambarkan sejak menempuh pendidikan Belanda di Handelsschool hingga bergabung sebagai perwira Gyugun pada masa pendudukan Jepang.

Djamin kemudian menyadari bahwa kemerdekaan Indonesia tidak akan diperoleh melalui belas kasihan bangsa penjajah. Setelah Proklamasi Kemerdekaan 1945, ia menjadi salah satu tokoh yang membangun kekuatan Badan Keamanan Rakyat (BKR) di Kabanjahe.

Ia kemudian memimpin perjuangan di berbagai front pertempuran, mulai dari Medan Area, Tanah Karo, Langkat hingga Aceh, dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain menggambarkan perjuangan di medan perang, film tersebut juga mengangkat sisi kehidupan pribadi Djamin Ginting. Hubungannya dengan Likas Tarigan menjadi salah satu bagian penting dalam cerita, termasuk sosok Likas sebagai perempuan tangguh yang menjadi kekuatan emosional sekaligus penyemangat perjuangannya.

Kisah persahabatan Djamin dengan Kadir Saragih, Selamat Ginting dan Jacob Waas juga menjadi bagian dari film. Persahabatan tersebut menggambarkan loyalitas, pengorbanan dan arti persaudaraan di tengah situasi perang.

Rafi Sudirman dipercaya memerankan tokoh utama sebagai Djamin Ginting. Penyanyi sekaligus aktor muda tersebut tampil dalam karakter seorang pejuang yang memimpin pasukan gerilya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Selain Rafi Sudirman, film tersebut diperkuat sejumlah pemeran lintas generasi. Claresta Taufan memerankan Likas Tarigan, Chicco Kurniawan sebagai Kadir Saragih, Jourdy Pranata sebagai Selamat Ginting, Marcell Darwin sebagai Jacob Waas, Unique Priscilla sebagai Tidang Tarigan, Teddy Syach sebagai Lantak Ginting, Arla Ailani sebagai Sarita dan Sulthan Hamonangan sebagai Ucok.

Executive Producer “Djamin Setia Selamanya” yang juga putri Djamin Ginting, Riahna Djamin Ginting, mengatakan film tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap ayahnya sekaligus hadiah bagi generasi Indonesia.

“Bagi saya, Djamin Setia Selamanya bukan sekadar sebuah film, melainkan penghormatan untuk ayah saya yang telah mengabdikan hidupnya bagi Indonesia,” ujar Riahna.

Ia berharap generasi Z dan milenial dapat melihat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari keberanian anak muda yang peduli, berani bersuara dan berani mengambil tindakan.

“Semoga kisah Djamin Ginting mampu menginspirasi lahirnya semangat yang sama di generasi hari ini,” katanya.

Atas jasa dan pengabdiannya, Djamin Ginting dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 2014. Namanya juga diabadikan menjadi salah satu ruas jalan utama yang menghubungkan Kota Medan dengan kawasan Tanah Karo.

Keberadaan film tersebut diharapkan dapat memperkenalkan lebih jauh sosok Djamin Ginting, khususnya kepada generasi muda, sekaligus menghadirkan kembali kisah perjuangan yang melatarbelakangi perjalanan seorang putra Tanah Karo dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Sutradara Rako Prijanto mengatakan dirinya tertarik mengangkat kisah Djamin Ginting karena perjalanan tokoh tersebut menunjukkan bagaimana seorang pemuda dengan keberanian dan pemikiran visioner dapat mengambil bagian dalam perubahan sejarah.

“Saya berharap Djamin Setia Selamanya tidak hanya menjadi tontonan sejarah, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk berani mengambil keputusan dan menjadi bagian dari perubahan,” kata Rako.

Film “Djamin Setia Selamanya” mulai tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 1 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.(Fes)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement