AYS: Jalan Tol Indrapura-Kisaran Dan Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Diharapkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi Kawasan

  • Bagikan
ANGGOTA DPRD Sumut Azmi Yuli Sitorus. Waspada/ist
ANGGOTA DPRD Sumut Azmi Yuli Sitorus. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut Azmi Yuli Sitorus (AYS) (foto), berharap kehadiran jalan tol ruas Indrapura-Kisaran seksi Indrapura-Limapuluh dan Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat seksi Tebing Tinggi-Indrapura, dapat memacu pertumbuhan ekonomi di kawasan itu.

“Ini jadi era baru yang diharapkan menggairahkan pelaku usaha dan memacu ekonomi kawasan, karena telah mengurangi beban biaya dan memangkas waktu lebih cepat,” kata Azmi kepada Waspada di Medan, Kamis (8/2).

Anggota dewan Fraksi Gerindra Dapil IV Tebing-Sergai itu merespon telah diresmikannya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) jalan tol Tebingtinggi-Indra Pura dengan ruas 20,4 kilometer itu, dan menelan biaya Rp3,06 triliun dan jalan tol seksi Indrapura-Limapuluh dengan panjang 15,6 kilometer menelan biaya Rp1,67 triliun,” ungkap Presiden.

Peresmian kedua ruas tol yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra ini, yang dilaksanakan di Gerbang Tol Limapuluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Presiden meyakini, keberadaan infrastuktur ini akan meningkatkan konektivitas, mempercepat mobilitas orang dan barang, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan dan sekitarnya.

Menyikapi hal itu, Azmi mengapresiasi upaya pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan infrastruktur dan penunjang sarana dan prasarana lainnya, khususnya dari Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat seksi Tebing Tinggi.

“Selama ini, kendala utama distribusi barang dan logistik terhambat dengan konektifitas jalan yang menghubungkan satu daerah ke daerah lain, sehingga menambah beban biaya,” katanya.

Dia mencontohkan, selama ini jalan yang ditempuh dari Tebing Tinggi ke Lima Puluh menggunakan jalur darat di luar tol, tercatat 90 menit, namun dengan menggunakan jalur tol tercatat menjadi hanya 20 menit.

Dengan kehadiran jalan tol yang telah diresmikan Presiden, arus volume barang diperkirakan makin meningkat, dan menggairahkan pelaku usaha untuk memacu kegiatan ekonomi menggunakan jalur darat.

“Selain diharapkan mampu mengurai kemacetan lalu lintas, karena terkonsentrasi di satu jalur, jalan tol dari Tebing Tinggi ke Lima Puluh, saling menghubungkan kawasan produktif, yang dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

Kemudian, tambah Azmi, jalan tol Tebing Tinggi-Indra Pura dan Tol Indrapura-Lima Puluh, dapat menjadi solusi dan alternatif mengatasi kemacetan, mengingat jalan non tol dari Medan ke Tebing Tinggi – Indra Pura merupakan jalan lintas Sumatera yang selalu jadi sumber kemacetan, khususnya di musim liburan dan hari besar keagamaan. (cpb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *