Mensos Kecewa Penanganan Penyebab Banjir Agara Kurang Maksimal

  • Bagikan
Mensos Kecewa Penanganan Penyebab Banjir Agara Kurang Maksimal
Mensos RI, Tri Rismaharini saat di lokasi pasca banjir. Waspada/Seh Muhammad Amin

KUTACANE (Waspada): Mensos RI, Tri Rismaharini saat kunjungannya disertai dengan peninjauan aliran sungai di Desa Pasir Puntung, Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara, Kamis (30/11) siang sempat menggerutu terkait pengerukan aliran sungai yang menurutnya kurang maksimal.

“Ini harus kembali dikeruk, bersihkan kembali material kerikil dan batu-batu ini. Bongkar jembatan itu, dan naikkan kembali,” gerutunya. Menurut dia, pengerukan aliran sungai yang berada di tengah-tengah pemukiman warga tersebut, mesti kembali dilakukan karena dinilainya kurang maksimal.

Bahkan, dia mencetuskan akan memberikan bantuan dana penanganan pengerukan aliran sungai. “Sungai-sungai harus dilakukan normalisasi,” sebut Mensos.

Diketahui, kunjungan Mensos, di Kabupaten Aceh Tenggara, selain menyantuni bagi dua ahli waris yang meninggal dunia pada peristiwa banjir tersebut, termasuk juga menyalurkan bantuan lainnya.

Pantauan Waspada.id, kedatangan Mensos di lokasi dampak banjir tersebut, pertama menyambangi tenda Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak dampak banjir, sempat sedikit bertutur sapa dengan warga setempat.

Dalam kunjungan agenda itu, disambut oleh Pj Bupati Aceh Tenggara, Drs. Syakir M. Si, dan jajaran Muspida plus serta Kepala OPD nya, tampak diantaranya, Kepala BPBD Agara, Nazmi Desky, Kepala Dinas Sosial Agara, Bahagia Wati, Sekretaris Daerah Agara, Yusrizal, serta kepala dinas lainnya.(cseh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *