PWI Harus Jadi Garda Terdepan Melawan Berita Hoax

  • Bagikan
Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 63 oleh PWI Bonapasogit di Hotel Purnama Balige, Kab. Toba, Rabu (29/11). Waspada/Ramsiana Gultom
Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 63 oleh PWI Bonapasogit di Hotel Purnama Balige, Kab. Toba, Rabu (29/11). Waspada/Ramsiana Gultom

TOBA (Waspada) : Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Farianda Putra Sinik mengajak seluruh wartawan yang tergabung dalam keluarga besar PWI agar menjadi garda terdepan melawan berita hoax. Hal ini disampaikan Parianda saat memberikan sambutan pada pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 63 yang diselenggarakan PWI Bonapasogit di Hotel Purnama Balige, Rabu (29/11).

“Hari-hari ini, tahun ini kita memasuki tahun politik. Saya berpesan, tunjukkan, lakukan karya-karya jurnalistik dengan pemberitaan yang sejuk. PWI garda terdepan melawan berita Hoax,” ujar Farianda.

Farianda menegaskan, peran media sebagai penyedia informasi publik melalui pemberitaan yang benar, menjadi garda terdepan melawan berita bohong (hoax).

PWI Harus Jadi Garda Terdepan Melawan Berita Hoax
Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 63 oleh PWI Bonapasogit di Hotel Purnama Balige, Kab. Toba, Rabu (29/11). Waspada/Ramsiana Gultom

Dia juga menyemangati seluruh peserta UKW dengan harapan ke depan seluruh peserta mampu melaksanakan tugas dengan profesional.

“Banyak orang yang mengaku dia wartawan tetapi dia harus diuji bagaimana kewartawanannya. Bantu sampaikan informasi kepada masyarakat secara transparan,” lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Toba Samosir, Dohar Nainggolan.

“Pemberitaan yang positif sangatlah membantu pembangunan di kabupaten Toba ini, dengan harapan perbanyak pemberitaan yang hal positif, sembari menyemangati seluruh peserta UKW dengan harapan ke depan seluruh peserta mampu melaksanakan tugas dengan profesional serta mengapresiasi akan terlaksananya uji kompetensi ini,” tutur Kajari yang masih baru sebulan bertugas di Toba ini.

Bupati Toba, Poltak Sitorus berharap seluruh peserta UKW Angkatan 63 ini berhasil dan dinyatakan kompeten dan nantinya menjadi Wartawan profesional dalam melakukan tugas-tugas jurnalistiknya, sehingga berita yang terbit mudah difahami pembaca.

Poltak Sitorus juga menyampaikan kebanyakan masyarakat kini lebih suka membaca berita singkat daripada berita dengan tulisan panjang. Karena itu, dirinya berharap agar para peserta mampu menyampaikan informasi dengan singkat, padat dan jelas.

“Rata-rata orang sekarang enggak mau baca yang panjang-panjang. Ini tantangan kita. Bagaimana kita mampu membuat berita yang singkat, padat jelas. Bagaimana membuat yang menarik,” kata Poltak.

Ditambahkannya, Pemkab Toba sangat mendukung kegiatan UKW ini dengan segala kekurangannya dan berharap bisa dilakukan untuk tahun-tahun mendatang.

Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 63 PWI Bonapasogit yang dilaksanakan saat ini berlangsung selama 2 hari sejak Rabu-Kamis (29-30/11) dengan penguji yang dihunjuk dewan pers M.Sharir dan Dedi Sahputra.

Turut hadir Wakapolres Toba, Kompol Berman Simarmata, Kasi Intel Kajari Tobasa, Oloan Sinaga, Vice President PLTA dan Bendungan PT Inalum, FZ Nando Purba, Mewakili Kacabdis Wilayah VIII Toba, Anggiat Sihombing, dan Kabag Protokoler Setdakab Toba, Try Sutrisno Samosir.(rg)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *