TAPSEL (Waspada.id): Siswa MAN Insan Cendekia (IC) Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali mengukir prestasi tingkat nasional. Kali ini berhasil meraih Medali Silver dibidang lingkungan tingkat nasional pada ajang Nasional Essay Competition 2 Tahun 2026.
Kepala MAN IC Tapsel, Abdul Hakim Siregar, S.Pd.I, M.S.I, Minggu (19/4/2026) mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang ditorehkan siswanya dalam bidang lingkunga pada ajang bergengsi Nasional Essay Competition 2 Tahun 2026 di Malang.
Nasional Essay Competition 2 Tahun 2026 yang digelar Universitas Negeri Malang bekerjasama dengan Pusat Riset Siswa, Mahasiswa dan Akademisi, ucapnya diikuti ratusan peserta dari berbagai elemen di seluruh Indonesia dan hanya 20 peserta yang dinyatakan lolos ke tahap persentase di Gedung Malang Creative Center.
“Tim Riset MAN IC Tapsel yang terdiri dari Aqila Pratama Hasibuan, Kelas X.4 sebagai Ketua Tim dan Sahira Latifa, Kelas XI.2 sebagai anggota tim dinyatakan lolos masuk babak final yang digelar pada tanggal 18 sampai 19 April 20026,” tuturnya.
Pada babak final, Tim Riset MAN IC Tapsel tampil cukup baik dalam mempersentasekan karya mereka dalam bidang lingkungan yang berjudul “Inovasi SEMORA : Model Reforestasi presisi cerdas sebagai Solusi Krisis Ketahanan Lingkungan di Indonesia khususnya Sumatera Utara”
Karya ilmiah solusi krisis ketahanan lingkungan karya siswa MAN IC Tapsel ini mendapat perhatian dari dewan juri sehingga Tim Riset MAN IC Tapsel dibawah asuhan Mis Ariskan Ainun Jamila Rambe sebagai guru pembimbing dinobatkan sebagai juara 2 Nasional Essay Competition 2 Tahun 2026 dengan meraih Medali Silver.
Atas capaian yang ditorehkan siswanya ini, Abdul Hakim menegaskan bahwa keberhasilan anak didiknya meraih juara pada ajang Nasional Essay Competition 2 maupun dalam pada berbagai ajang prestasi lainnya merupakan buah dari manajemen dan konsep pendidikan yang dijalankn MAN IC Tapsel.

Menurutnya, banyaknya siswa MAN IC Tapsel yang meraih prestasi ditingkat nasional tidak datang begitu saja, namun telah melalui proses. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari kompetensi dan komitmen guru dalam mendidik dan membimbing siswa,” tuturnya.
Kepada siswa yang telah berhasil mengukir prestasi serta mengharumkan nama sekolah dan daerah, termasuk kepada guru pembimbing yang telah mendidik dan menggembleng siswa untuk bisa meriah prestasi, Kepala MAN IC Tapsel menyampaikan apresiasi dan terima kasih.
Aqila Pratama Hasibuan sebagai Ketua Tim Riset MAN IC Tapsel dalam ajang Nasional Essay Competition 2 tahun 2026, mengatakan, pemilihan topik tentang solusi krisis ketahanan lingkungan di Sumatera Utara didasari pada pada kasus bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumut.
Mis Ariska Ainun Jamila Rambe sebagai guru pembimbing Tim Riset MAN IC Tapsel, juga mengaku bangga atas capaian prestasi yang ditorehkan anak didiknya tersebut.”Untuk bisa Meraih Juara 2 dalam bidang lingkungan di tingkat Nasional, bukanlah hal yang mudah,” katanya.(id46)










