Dosen USU Bimbing Industri Rumah Tangga Terapkan GMP

Pada Pengolahan Keju Mozzarella

  • Bagikan

DELISERDANG (Waspada): Dosen Fakultas Pertanian dan Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) mengadakan pengabdian masyarakat dengan membimbing kelompok industri rumah tangga cake dan bakery dalam menerapkan Good Manufacturing Practic (GMP) pada pengolahan keju Mozzarella di Dapoerlili, Jalan Letda Sujono, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

Pengabdian masyarakat yang dilakukan sejak Agustus sampai Oktober 2023 dipimpin langsung Ir. R. Edhy Mirwandhono., M.Si., MP., IPM dengan anggota Prof. Dr. Ir. Yunilas, MP, Dr. Ade Trisna, S.Pt, MM, Dr. Alfan Gunawan Ahmad, S.Hut, M.Si dan Galih Ari Wirawan Siregar, S.Pt.,M.Si. Pengabdian ini juga dibantu oleh 3 mahasiswa.

Edhy Mirwandhono mengatakan, kelompok industri rumah tangga cake dan bakery yang aktif dalam melakukan pengolahan hasil peternakan daging dan susu masih belum memenuhi standar mutu dan keamanan pangan walaupun produk yang dihasilkan sudah dipasarkan secara luas di Kota Medan.

“Oleh karenanya, pada pengabdian ini diajarkan membuat olahan dari susu menjadi keju mozzarella dengan memperhatikan Good Manufacturing Practic,” kata Edhy Mirwandhono, kepada wartawan, Minggu (22/10).

Edhy Mirwandhono menjelaskan, keju mozzarella adalah sumber protein yang baik. Dengan sebagian besar kalorinya berasal dari protein sehingga banyak digunakan oleh industri cake dan bakery sebagai toping pizza, pasta, caprese salad, sandwich dan hidangan penutup. “Proses pembuatan keju mozzarella dari susu yang sudah dipanaskan kemudian ditambahkan starter bakteri, seperti lactobacillus, yang akan mengubah laktosa dalam susu menjadi asam laktat yang disebut proses asidifikasi,” jelas Edhy Mirwandhono.

“Kemudian dengan selang waktu tertentu ditambahkan enzim rennet, enzim ini mengubah protein dalam susu khususnya kasein, sehingga susu mengalami koagulasi atau pembekuan,” tambahnya.

Menurut Edhy Mirwandhono, adanya pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di toko kue dan cake puding durian Medan Dapoerlili, menyambut baik pengabdian ini karena para pelaku usaha dapat memahami penerapan good manufacturing practic pada pengolahan keju mozzarella.

“Semoga pengabdian ini dapat membantu Kelompok Industri Rumah Tangga Cake dan Bakery Kota Medan dan Deliserdang dalam penerapan good manufacturing practic. Sehingga akan membuat bertambahnya tingkat kepuasan konsumen dan legalitas usaha atau perusahaan terutama untuk mendapatkan sertifikat P-IRT, izin halal dan MD/izin edar produk,” harapnya. (a16)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *