Sumut

Muscab PKB Nisel Muncul Empat Kadindat Calon Ketua DPC

Muscab PKB Nisel Muncul Empat Kadindat Calon Ketua DPC
Musyawarah Cabang  Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Nias Selatan berhasil menkaring empat orang kandindat calon ketua untuk selanjutnya akan diputuskan oleh DPP PKB, Kamis (16/4). Waspada.id/Budi Gowasa
Kecil Besar
14px

TELUK DALAM, Nisel (Waspada.id): Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Nias Selatan yang digelar di Walo Green Hall, Kecamatan Telukdalam, Kamis (16/4) sore, empat nama calon Ketua DPC akan diputuskan melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Kamis (16/4).

Keputusan itu diambil dalam Muscab yang berlangsung singkat, Muscab dibuka Munirudin Ritonga, S.H.I.,M.Ag Wakil Ketua DPW PKB Sumatera Utara, dan juga sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, serta sejumlah fungsionaris DPW.

Keempat nama yang diusulkan, dua di antaranya anggota DPRD Nisel saat ini  yaitu Tohuzisokhi Bu’ulolo dan Letiaro Halawa sedangkan dua nama lainnya Suaizisiwa Duha Ketua DPC Nisel periode sebelumnya, dan Devianus Gaurifa.

Dalam sambutannya, Maniruddin meminta seluruh pengurus dan kader partai untuk terus solid berjuang membesarkan partai. Ia juga meminta seluruh lapisan partai menggaungkan tiga manifesto perjuangan PKB.

“Ketiga manifesto tersebut adalah kader PKB harus bisa menjadi pelopor, teladan dan harus hadir di tengah-tengah masyarakat, serta membantu masyarakat. Bila tiga manifesto perjuangan itu dilaksanakan, PKB akan semakin dicintai,” ujarnya.

Ia berharap siapa pun yang nantinya diputuskan menjadi Ketua DPC PKB Nias Selatan hendaknya dapat semakin membesarkan partai, harap Maniruddin.

Sementara Suaizisiwa salah seorang kandindat calon ketua menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus di tingkat kecamatan (DPAC) yang dinilainya menjadi ujung tombak perjuangan partai dalam meraih suara rakyat pada setiap momentum Pemilu.

“Ketua-ketua di tingkat kecamatan adalah garda terdepan dalam kerja-kerja politik kita. Peran mereka sangat menentukan dalam setiap kontestasi demokrasi,” ujar Suazisiwa Duha.

“Kehadiran PKB di Nias Selatan harus menjadi solusi, bukan menambah persoalan, terus kami tekankan, termasuk pada saat proses pencalonan legislatif 2024 lalu,” ujarnya.

Suaizisiwa juga mengingatkan bahwa forum Muscab bukanlah ajang untuk menentukan figur ketua secara langsung, melainkan sebagai sarana konsolidasi organisasi. Penentuan kepengurusan, lanjutnya, tetap melalui mekanisme yang melibatkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, dengan mempertimbangkan pemetaan yang telah dilakukan oleh DPW PKB Sumatera Utara.

Ia juga menyatakan tidak perlu berpolemik soal siapa yang akan memimpin, terpenting adalah bagaimana kita memperkuat konsolidasi partai dan memastikan kepengurusan ke depan mampu menjalankan amanah dengan baik, tandasnya. (id60).

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE