Natalia Bocah Yang Menjalani Operasi Dari Bantuan Bupati Akhirnya Meninggal Dunia

  • Bagikan
Natalia Bocah Yang Menjalani Operasi Dari Bantuan Bupati Akhirnya Meninggal Dunia

Jenazah Natalia saat dibawa mobil ambulance ke Haranggaol untuk disemayamkan.(Waspada/ist)

UNTUNG tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Manusia hanya bisa berikhtiar, namun ketentuan tetap di tangan Tuhan.

Sehari setelah menjalani operasi, Natalia br Napitupulu, 7, putri kesayangan Dedy Indra Napitupulu/Sorta Uli br Sihaloho, warga Haranggaol, Simalungun, akhirnya kembali kepangkuan Tuhan atau meninggal dunia. Padahal, untuk bisa menjalani operasi di RSVI Pematangsiantar, Natalia telah dibantu pembiayaannya oleh Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga.

Kepastian telah meninggalnya Natalia disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Simalungun, Edwin Toni Simanjuntak, Jumat (8/3) siang. ” Kita sudah berusaha semampu kita, tapi Tuhan berkehendak lain. Natalia sudah mendahului kita,” ucap Edwin saat ditanyakan perkembangan Natalia, Jumat (8/3) siang.

Menurut Edwin, Natalia menjalani operasi pada Rabu (6/3) sekira pukul 12.30 Wib, namun tidak siuman dan akhirnya pada Kamis (7/3) malam, Natalia dikhabarkan sudah meninggal dunia.

” Sebelumnya, saya selalu di hubungi oleh orang tua Natalia, untuk mengetahui perkembangannya. Namun, tadi malam (Kamis malam) pukul 20.35 Wib, saya kembali dihubungi menyatakan bahwa anaknya Natalia br Napitupulu sudah berpulang,” sebut Edwin.

Dikatakan, mendapat khabar bahwa Natalia sudah berpulang, pihaknya malam itu juga langsung meluncur ke RS Vita Insani Pematangsiantar, untuk memastikan kebenarannya.

” Sepulang dari tugas luar malam itu juga, saya langsung ke RSVI dan ternyata benar, Natalia sudah meninggal,” cetus Edwin.

Dalam kaitan ini, Edwin menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga. Malam itu juga jenazah Natalia dibawa ke Haranggaol menggunakan mobil ambulance Puskesmas Rambung Merah untuk disemayamkan.

” Kita sudah berusaha semampu kita, tapi Tuhan berkehendak lain. Malam itu juga jenazahnya dibawa ke Haranggaol untuk disemayamkan,” ujar Edwin.

Sebagaimana diketahui, Natalia yang masih berusia 7 tahun itu, sempat dirawat di rumah sakit di Pematangsiantar. Hasil diagnosa dokter, Natalia dinyatakan menderita tumor dan ada cairan di kepala, sehingga harus segera menjalani operasi.

Operasi tidak dapat dilakukan karena orang tua Natalia merupakan orang yang kurang mampu. Nah, informasi ini sampai ke telinga Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga.

Meski orang nomor satu di tanah Habonaron Do Bona itu sedang berada di luar kota, demi menyelamatkan Natalia, pada Selasa malam (5/3) sekitar pukul 22:00 Wib, langsung memerintahkan Kadis Kesehatan Edwin Tony SM Simanjuntak untuk segera merujuk Natalia ke rumah sakit.

Mendapat perintah dari Bupati Simalungun, Edwin pun langsung mengambil langkah untuk segera menemui keberadaan Natalia dan keluarganya.

Dikatakan Edwin, sebelumnya Natalia br Napitupulu masuk Rumah Sakit Efarina pada Sabtu malam (2/3) hingga hari Selasa (5/3), sesuai dengan hasil diagnosa medis bahwa Natalia harus dioperasi.

Selanjutnya Kadis Kesehatan Edwin Toni bersama pihak RS Efarina melakukan koordinasi dengan RS Adam Malik untuk merujuk Natalia, namun hasil koordinasi bahwa RS Adam Malik padat alias tidak ada kamar.

Begitupun Edwin terus mencari dan akhirnya pada Rabu (6/3) Natalia dirujuk ke RS Vita Insani untuk menjalani operasi. Dengan melakukan koordinasi yang baik antara Kadis Kesehatan dengan pihak rumah sakit Vita Insani, maka proses operasi terhadap Natalia br Napitupulu langsung dilakukan.

Hari itu juga tindakan operasi terhadap Natalia br Napitupulu pun berlangsung. Operasi memakan waktu sekitar 1 jam 20 menit dan berjalan lancar, sembari berharap dukungan doa dari seluruh masyarakat agar Natalia dapat segera sembuh dan dapat kembali beraktifitas seperti biasa.

Dengan dilaksanakannya operasi terhadap Natalia, salah seorang keluarga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Simalungun atas sikap tanggap dan peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

” Terima kasih banyak buat bapak Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, dengan sigap dan cepat ambil sikap membantu anak kami Natalia dalam menjalani operasi,” ucap Dedy Indra Napitupulu ayah dari Natalia.

” Terima kasih juga kepada pak Kadis Kesehatan yang telah mengurus segala keperluan dalam penanganan operasi anak kami Natalia. Mudah-mudahan proses kesembuhan berjalan baik dan Natalia dapat beraktifitas kembali sebagaimana biasanya,” tambah Sorta Uli br Sihaloho ibu dari Natalia.

” Kini Natalia sudah kembali ke sang penciptanya, kita berdoa semoga orangtua dan keluarga yang ditinggalkannya tetap dalam kesabaran,” cetus Edwin. WASPADA.id/Hasuna Damanik

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *