Rutan Tarutung Gelar Deklarasi Janji Kinerja

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK Dan WBBM Tahun 2024

  • Bagikan
Rutan Tarutung Gelar Deklarasi Janji Kinerja

Kepala Rutan Tarutung, Ismet Sitorus menyaksikan tiga pejabat strukturalnya sedang menandatangani berita acara deklarasi janji kinerja dan pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) tahun 2024, di lapangan Rutan tersebut, Kamis (25/1). Waspada/ist

TAPUT (Waspada) :Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung gelar apel deklarasi janji kinerja dan pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) tahun 2024, di lapangan Rutan tersebut, Kamis (25/1).

Adapun kegiatan deklarasi ini dipinpin oleh Kepala Rutan Tarutung, Ismet Sitorus dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf kantor, regu pengamanan yang selanjutnya penandatanganan deklarasi kinerja 2024 dan komitmen bersama pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Tarutung, M.Nurdin Tanjung kepada Waspada mengatakan, deklarasi janji kinerja merupakan wujud komitmen bersama dan bentuk keseriusan pegawai Rutan Tarutung sebagai wujud komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

M.Nurdin menjelaskan, bahwa penandatanganan perjanjian kinerja merupakan kegiatan tahunan yang rutin dilaksanakan sebagai langkah awal untuk melaksanakan tugas sesuai dengan target-target yang telah ditetapkan Kementerian Hukum dan HAM RI.

Kepala Rutan Tarutung, Ismet Sitorus dalam amatnya menyampaikan penandatanganan perjanjian kinerja ini adalah satu langkah nyata dalam mewujudkan reformasi birokrasi di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung.

“Kita semua harus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menghilangkan praktik-praktik yang merugikan, serta membangun lingkungan kerja yang profesional dan berintegritas,” kata Ismet Sitorus.

Ismet Sitorus mengagatakan, melalui penandatanganan perjanjian kinerja tahun 2024, diharapkan dapat meneguhkan tekad untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan.

“Perjanjian ini bukan hanya sebagai formalitas rutin, tetapi sebagai instrumen yang memandu kita dalam mengukur pencapaian kinerja dan mengidentifikasi potensi perbaikan,” tegasnya.(chp).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *