Breaking News
Memuat breaking news...

Pesta Pora di Penjara

Redaksi
Redaksi
Jumat, 25 September 2026 - 9.48 AM WIB
Pesta Pora di Penjara
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Penjara rasa apartemen belum cukup; di rumah sipir, wine pun mengalir—sel rasa hotel, aroma bar menguap.

KEGILAAN di Lapas semakin membunuh logika berpikir. Penjara yang sejatinya menjadi tempat menjalani hukuman, mendadak seperti kompleks hunian eksklusif. Ada sofa, televisi, kulkas, meja makan, kamar tidur, bahkan bangunan yang oleh Ombudsman RI disebut berfasilitas layaknya apartemen.

Temuan itu bukan datang dari gosip warung kopi.

Ombudsman RI menemukannya saat sidak di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Rabu, 23 September 2026. Lebih dari 10 bangunan terpantau di kawasan belakang lapas. Ada pula sejumlah kendaraan mewah. Seorang penghuni bahkan mengaku sebagai warga binaan dan, menurut Ombudsman, menyebut mengeluarkan uang untuk menempati hunian tersebut.

Lebih ajaib lagi, Ombudsman sempat dihalang-halangi masuk.

Di negeri ini rupanya pengawas negara pun harus mengetuk keras pintu penjara untuk mengetahui apa yang terjadi di baliknya.

Pejabat pemasyarakatan kemudian memberikan klarifikasi. Bangunan itu disebut rumah dinas dan kawasan asimilasi, bukan apartemen napi. Ada 13 rumah dinas dan mess petugas. Ditjenpas juga menyatakan belum menemukan Ferdy Sambo menikmati fasilitas khusus.

Baiklah.

Tetapi video, dokumentasi Ombudsman, dan pengakuan seorang yang disebut warga binaan membuat persoalan tak bisa selesai hanya dengan dua kata: rumah dinas.

Apalagi ada wine.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Cibinong I Gusti Bagus Widya Putra membenarkan wine ditemukan di rumah dinas seorang pejabat. Dalihnya, minuman itu konsumsi pribadi dan disimpan di kulkas rumah, bukan milik narapidana.

“Keganjilan” ini, semakin ditepis, semakin sempurna dugaan ngibulnya.

Di kompleks penjara, Ombudsman menemukan dugaan hunian mewah. Di rumah dinas petugasnya, ada wine. Tinggal musik jazz dan kolam renang, lengkaplah suasana resor di penjara.

Nama-nama besar ikut beredar. MAKI mengaku memperoleh informasi bahwa Ferdy Sambo, Harvey Moeis, Teddy Tjokrosaputro, Andhi Pramono, dan Indra Kenz diduga berkaitan dengan klaster tersebut. Ombudsman belum memastikan informasi itu dan masih melakukan investigasi. Karena itu, negara wajib membuka seterang-terangnya, bukan menutupnya dengan selubung klarifikasi.

Sebab penyakit ini bukan baru kemarin sore.

Pada 2010, Artalyta Suryani alias Ayin kedapatan menikmati ruang khusus di Rutan Pondok Bambu dengan AC, televisi, tempat tidur nyaman dan fasilitas lain, sementara napi biasa berdesakan. Gayus Tambunan bahkan pernah keluar tahanan dan terbang ke Bali menonton tenis.

Delapan tahun kemudian, skandal Sukamiskin meledak. KPK menemukan sel Fahmi Darmawansyah dilengkapi AC, televisi, kulkas, spring bed, toilet duduk hingga water heater. KPK saat itu mengungkap dugaan tarif fasilitas khusus berkisar Rp200 juta hingga Rp500 juta.

Jadi, Cibinong bukan cuma cerita tentang kamar.

Ini cerita lama tentang uang yang mampu mengubah jeruji menjadi tirai, sel menjadi kamar suite, dan hukuman menjadi paket inap.

Napi kelas teri boleh tidur berhimpitan. Napi kelas kakap cukup memamerkan dompet di depan mata sipir.

Jika jeruji bisa dinegosiasikan dengan uang, penjara tak lagi menegakkan hukum. Ia berubah menjadi hotel dengan sipir berseragam.

Dan ketika isi dompet mampu menawar kerasnya vonis, yang dipenjara bukan lagi hanya seorang napi.

Yang terkurung adalah keadilan di tengah taburan uang—hinggap di meja “tikus-tikus” kantoran yang rakus, berkongsi pesta pora dengan narapidana, di penjara rasa istana.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement