SAMOSIR (Waspada.id): Kursi yang biasa diduduki oleh AKP Natanail Surbakti sudah kosong. Hanya secangkir kopi yang tak sempat habis dan helm putih bertuliskan “Gakkum” yang tergantung rapi di dinding.
Sosok Kasat Lantas Polres Samosir AKP Natanail Surbakti yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat karena kerap turun langsung mengatur lalu lintas di titik rawan macet dan kecelakaan.
Kini AKP Natanail mendapat tugas baru dan resmi dirotasi untuk mengemban amanah sebagai Wakasat Lantas Polrestabes Medan pada sertijab yang dilaksanakan pada Rabu (15/4) di Mapolres Samosir.
Gaya Kepemimpinan “Turun ke Jalan”
Selama 1 tahun 9 bulan bertugas di Samosir, perwira tersebut dikenal dengan gaya kepemimpinan yang tidak hanya di balik meja.
Warga dan pengguna jalan kerap melihatnya langsung turun ke persimpangan padat di kawasan wisata, terutama saat libur panjang. Mulai dari mengatur kendaraan, mengurai kemacetan di jalur lingkar Danau Toba, hingga memberikan edukasi langsung ke pengendara, menjadi ciri khasnya.
Rotasi adalah hal lumrah di institusi. Roda harus berputar, penyegaran harus terjadi agar organisasi tetap dinamis. Pengabdian tidak mengenal tempat tugas. Di mana pun ditempatkan, seorang perwira membawa serta integritas.
Tantangan baru di Ibu Kota Provinsi tugas di Polrestabes Medan tentu berbeda. Sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, Medan memiliki kompleksitas lalu lintas yang jauh lebih tinggi: volume kendaraan padat, persimpangan besar, hingga karakter pengendara yang beragam.
Diharapkan pengalaman “turun ke lapangan” selama di Samosir dapat dibawa untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan berlalu lintas di Kota Medan. (id53)










