LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Untuk memperkuat literasi tentang kebanksentralan di lingkungan mahasiswa, Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe gandeng Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) sebagai tuan rumah untuk memulai pendidikan tersebut. Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilakukan dua pihak. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Teater Lantai V Gedung TDC kampus tersebut, Selasa (14/4) pagi.
“Alhamdulillah tandatangan dua pihak untuk kegiatan kick off pendidikan kebanksentralan sudah kita lakukan, Selasa (14/4) kemarin di Ruang TDC. Dalam kegiatan ini, BI menggandeng PNL sebagai tuan rumah,” kata Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, ST., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng, kepada Waspada.id, Jumat (17/4) pagi.
Atas ajakan kerjasama ini, sebut Didi, sapaan akrab untuk Direktur PNL ini, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe atas kepercayaan menjadikan PNL sebagai host kegiatan ini. Program bantuan pendidikan kebanksentralan ini, dinilai sangat baik dan bermanfaat. “PNL siap untuk terus bersinergi dan berkolaborasi ke depan.”

Kepada Waspada.id Didi juga mengatakan, kolaborasi yang dibangun tidak hanya sebatas program, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang produktif. Silaturahmi dan kolaborasi akan membawa kesuksesan.
“Mahasiswa PNL adalah brand ambassador bagi kampus sekaligus bagi Bank Indonesia. Mereka tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki attitude yang baik serta prestasi non-akademik yang membanggakan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe, Prabu Dewanto, menyampaikan bahwa BI terus memperkuat tata kelola program beasiswa agar lebih terstruktur dan berdampak luas. “Kami memastikan setiap perguruan tinggi, dosen, dan mahasiswa memahami peran Bank Indonesia. Para penerima beasiswa diharapkan menjadi ujung tombak atau brand ambassador dalam menyampaikan profil dan peran BI kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa BI aktif mendorong kegiatan kemahasiswaan dan kemasyarakatan, termasuk peningkatan literasi kebanksentralan serta kolaborasi riset dengan berbagai kampus. “Tahun ini kami juga akan melaksanakan riset bersama beberapa perguruan tinggi. BI terbuka untuk kolaborasi dalam meningkatkan peran kampus di tengah masyarakat,” ujarnya. (id70)










