Harun Mustafa Apresiasi Pemprovsu Cepat Tanggapi Bencana

Jalur Panyabungan - Pantai Barat Madina Kembali Normal

  • Bagikan
WAKIL Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution. Waspada/Partono Budy
WAKIL Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution. Waspada/Partono Budy

Medan (Waspada): Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Harun Mustafa Nasution, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Pemprovsu di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Hasanuddin yang cepat merespon dan menanggapi aspirasi yang disampaikan terkait terjadinya bencana longsor di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Apresiasi tersebut disampaikan Harun Mustafa Nasution disela-sela dirinya memimpin rapat paripurna di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (27/12/2023). Paripurna dihadiri Sekdaprovsu, Arief Sudarto Trinugroho dan perwakilan Forkopimda Provsu.

Harun Mustafa yang juga wakil rakyat dari daerah pemilihan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) mengakui dirinya langsung menghubungi sejumlah pejabat Pemprovsu khususnya Pj Gubsu saat mengetahui telah terjadinya bencana longsor yang mengakibatkan sejumlah ruas jalan tidak bisa dilalui kenderaan.

“Dan alhamdulillah tidak berlangsung lama saat kita sampaikan adanya bencana, pihak Pemprovsu langsung terjun mengatasinya ke lapangan,”kata politisi Partai Gerindra ini.

Untuk itu, Harun Mustafa atas nama masyarakat di Kabupaten Madina merasa bersyukur atas kepedulian pihak Pemprovsu yang cepat menanggapi bencana yang terjadi di daerah.

“Sehingga berkat kecepatan Pemprovsu tersebut jalan yang sebelumnya enam hari tidak bisa dilalui kenderaan atau masyarakat kini sudah bisa dilalui,”kata Harun Mustafa yang juga Caleg DPR RI Dapil Sumut 2.

Sebelumnya diberitakan, Jalan Provinsi ruas Jembatan Merah – Muarasoma di titik Aek Inumon I dan titik Aek Inumon II, Kelurahan Tano Bato, Kecamatan Panyabungan Selatan akhirnya pada Rabu (27/12) sekitar pukul 13.00 Wib sudah bisa dilewati oleh kenderaan, baik itu kenderaan jenis roda dua maupun roda empat keatas.

Jalur Panyabungan menuju wilayah Pantai Barat Madina ini tertimbun material longsor sejak Jumat (22/12) dan, sempat membuat lalu lintas menjadi lumpuh selama enam hari.

Akibatnya, para pengendara yang hendak dari pusat ibukota Kabupaten Madina menuju wilayah Pantai Barat Madina dan sebaliknya terpaksa harus memutar dari wilayah Batang Toru (Tapanuli Selatan) dan Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

“Pasca longsor yang terjadi Jumat (22/12) jalan Provinsi ruas Jembatan Merah – Muarasoma sekarang sudah bisa kembali dilalui,” kata Kepala UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kotanopan, Provinsi Sumatera Utara Andi Hakim Matondang kepada wartawan.

Meski telah dapat dilalui, Andi mengimbau agar pengendara tetap waspada mengingat cuaca di Kabupaten Mandailing Natal dalam beberapa minggu terakhir masih sering diguyur hujan.

Ruas jalan Jembatan Merah – Muara Soma memang dikenal merupakan daerah rawan longsor.

Dia menyampaikan, dampak dari longsor yang menimbun badan jalan itu sempat membuat akses jalan tertutup lebih kurang selama enam hari.

Proses pembersihan material longsor dilakukan dengan melibatkan seluruh stakeholder, termasuk kerjasama antara Pemda Madina dan UPT Dinas PUPR Kotanopan.

Sebanyak lima unit alat berat yang terdiri empat unit excavator dan satu unit backhoe loader diturunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor.(cpb)

Teks

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Harun Mustafa Nasution

  • Bagikan