Pj Bupati Bireuen: Pendistribusian Logistik Pemilu Harus Tepat Waktu

- Aceh
  • Bagikan
Pj Bupati Bireuen: Pendistribusian Logistik Pemilu Harus Tepat Waktu
Kajari Bireuen, Munawal Hadi, mengangkat bendera melepaskan truk pengangkut logistik pemilu, di Gudang KIP Bireuen, Senin (12/2). Waspada/Fauzan

BIREUEN (Waspada): Pentingnya pendistribusian logistik untuk Pemilihan Umum (Pemilu) harus tepat waktu, seperti arahan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), untuk mewujudkan pemilu berintegritas.

“Kita berharap agar pendistribusian logistik tersebut, dapat berjalan dengan lancar dan aman. Dukungan dari seluruh masyarakat juga sangat dibutuhkan agar pemilu di Bireuen dapat berlangsung aman, sejuk, serta damai,” kata Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, Senin, (12/2) pada pelepasan, pendistribusian kotak logistik pemilu di gudang Komisi Independen (KIP) Bireuen, Gelanggang Teungoh, Kota Juang.

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bireuen, Saiful Hadi, Senin, (12/2) kepada Waspada mengatakan, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1.361. yang terdiri dari 17 kecamatan dalam Kabupaten Bireuen. Kebutuhan surat suara sebanyak 1.614.970 lembar. di gudang KIP terdapat surat suara lebih untuk pemilihan Capres-Cawapres 494 lembar.

Pj Bupati Bireuen: Pendistribusian Logistik Pemilu Harus Tepat Waktu

Kemudian, surat suara lebih untuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI 208 lembar, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI 48 lembar, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) 883 lembar serta Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen 685 lembar untuk daerah pemilihan (dapil) 1 sampai 6. Total surat suara lebih sebanyak 2.318 lembar.

“Surat suara lebih tersebut akan dimusnahkan sebelum, atau setelah hari pemungutan suara dan dilakukan dengan koordinasi Panwaslih dan pihak kepolisian. Distribusi logistik juga dikawal oleh tim pengamanan dengan 15 unit armada mobil truk,” jelas Ketua KIP Bireuen, Saiful Hadi.

Kapolres Bireuen, AKBP Jatmiko, juga menyampaikan, dari 1.361 TPS di Kabupaten Bireuen, sekitar 200 TPS dikategorikan sebagai TPS rawan. Meskipun demikian, tidak ada satupun TPS yang berstatus sangat rawan di dalam Kabupaten Bireuen “Walaupun terdapat Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan, situasinya masih terkendali dan tidak ada yang dikategorikan sebagai sangat rawan,” pungkas Kapolres Bireuen, AKBP Jatmiko.(cfau)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *