Pesta Demokrasi, “Martarutung” Di Markas SMSI Madina

  • Bagikan
Durian Mandailing Natal mulai musim di Madina. Dibelah di "markas" SMSI Madina Perumahan Cemara, Desa Sipapaga, Kec. Panyabungan. Pilih durian putih atau kuning? Waspada/Irham H. Nasution
Durian Mandailing Natal mulai musim di Madina. Dibelah di "markas" SMSI Madina Perumahan Cemara, Desa Sipapaga, Kec. Panyabungan. Pilih durian putih atau kuning? Waspada/Irham H. Nasution

TARUTUNG berarti durian. “Martarutung” — dalam istilah lokal di Mandailing Natal — bisa diartikan makan durian bersama atau “pesta durian”.

Nah, pesta demokrasi Pemilu sesuai jadwal kampanye pertama, Selasa (28/11), sebagian di antara mereka “martarutung” saat pesta demokrasi.

Seminggu terakhir, durian di sejumlah kawasan di Mandailing Natal sudah mulai tumpah. Di Panyabungan, misalnya, terlihat dipajang di beberapa tempat dengan harga bervariasi.

Pesta Demokrasi, "Martarutung" Di Markas SMSI Madina

“Musim durian di Mandailing Natal belum puncaknya. Puncak musim durian diperkirakan Desember ini,” ujar salah seorang pedagang durian di pinggir jalan depan Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan.

Di tempat lain, pedagang memajang durian sejumlah kawasan di pinggir jalan Panyabungan-Padangsidimpuan. Ukurannya juga beragan, ada durian besar, sedang dan kecil.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Mandailing Natal Jeffry Barata Lubis mengungkapkan, dia sering mendapat kiriman rekanan SMSI Madina. “Alhamdulillah, kiriman durian dari rekanan kita setiap hari, dari berbagai penjuru Madina,” ujarnya.

Kemarin, Jeffry mengajak pengurus SMSI Madina ngumpul di “markas” SMSI Madina, Perumahan Cemara, Desa Sipapaga, Kec. Panyabungan. “Yuk, “martarutung” di kantor,” ujar Ketua SMSI Madina.

Setelah durian dibelah, aroma durian menyeruak. “Saya tidak tahu persis durian mana yang dianggap jenis durian unggul. Tapi, saya lebih suka durian yang warnanya kuning. Legit, tak terlalu manis,” ujar salah seorang pengurus SMSI Madina, yang sedang “martarutung” di “markas”.

Pesta Demokrasi, "Martarutung" Di Markas SMSI Madina

Sekretaris SMSI Madina Mohammad Reza mengungkapkan, ada sejumlah daerah penghasil durian, yang saat ini sedang mulai musim.

“Misalnya, durian terkenal dari Kec. Tambangan, Gunungtua Panyabungan, Aekmata Panyabungan dan sejumlah kawasan di Panyabungan Timur,” ujar Reza.

Kalau besok-lusa ada kiriman rekanan durian unggulan, mereka akan “martarutung” lagi di “markas”. “Martarutung lagi besok-lusa? Ah, siapa takut,” ujar pengurus SMSI Madina. WASPADA.id/Irham H. Nasution

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *