Jelang Ramadan, Pemerintah Diminta Fokus PastikanPastikan Ketersediaan Pangan

  • Bagikan
Jelang Ramadan, Pemerintah Diminta Fokus PastikanPastikan Ketersediaan Pangan
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan (ist)

JAKARTA (Waspada): Jelang Ramadan 1445 Hijriah pertengahan Maret 2024 ini, anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan meminta pemerintah fokus memastikan ketersediaan pangan terutama ketersediaan beras di masyarakat.

“Saya sarankan agar pemerintah ini fokus betul soal beras ini, tunda dulu proyek-proyek yang mercusuar itu (misalnya) mau selesaikan blok sekian IKN segala macam, itu hentikan dulu. Alihkan uang ini ke beras, pastikan bahwa stok kita ada dan jangan berpikir untuk impor lagi,” tegas Johan saat interupsi dalam rapat paripurna DPR RI ke-13 Pembukaan Masa Sidang IV Tahun Sidang 2023-2024, di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (5/3/2024).

Oleh karena itu, Johan pun mendorong pimpinan DPR untuk dapat memfasilitasi rapat gabungan Komisi di DPR dengan kementerian/lembaga terkait agar dapat bersama menyelesaikan persoalan krisis beras saat ini.

“Usul saya, tolong dibentuk rapat gabungan di DPR ini untuk kita mengetahui dan mendesak dalam menyelesaikan persoalan krisis beras yang menjadi kekhawatiran dari masyarakat kita pada hari ini,” ungkap Politisi Fraksi PKS ini.

Sementara Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima mengusulkan DPR RI membentuk tim khusus untuk membahas permasalahan terkait beras di tanah air.

“Saya mengusulkan DPR membuat tim khusus untuk masalah perberasan nasional ini. Walaupun, informasi-informasi dari pemerintah ketersediaan (beras) itu ada, tetapi apakah mencukupi dan harganya terjangkau oleh masyarakat khususnya beras medium,” ujar Aria Bima.

Dia mendesak agar DPR dapat segera menunjukan sikap terkait masalah ini. Menurutnya, perlu upaya untuk mencegah krisis pangan bergeser menjadi krisis sosial bahkan juga berpotensi menjadi krisis politik mengingat situasi pasca pemilu yang belum rampung total.

Menurutnya opsi impor seringkali menjadi jalan keluar mengatasi defisit neraca suplai beras. Yang perlu dipertimbangkan adalah beberapa negara pengimpor beras sudah mulai menutup keran ekspor ke Indonesia, sedangkan panen dalam negeri baru diperkirakan akan terjadi di bulan April mendatang.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang memimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-13 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2023-2024 tersebut,mengatakan pimpinan nantinya akan mengadakan rapat konsultasi yang mengundang perwakilan tiap komisi, Menteri Pertanian dan beberapa kementerian/lembaga terkait untuk membahas mengenai persoalan beras. (J05).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *