Muhammad Roni Tua Mengalami Penyakit Aneh, Sekarang Lumpuh

  • Bagikan
Muhammad Roni Tua Mengalami Penyakit Aneh, Sekarang Lumpuh
Muhammad Roni Tua Hasibuan, anak berusia 11 tahun, kelas lima SD mengalami penyakit aneh, sekarang kondisinya sudah lumpuh.

Muhammad Roni Tua Hasibuan, anak berusia 11 tahun, kelas lima SD negeri 0104 Sibuhuan sejak tujuh bulan belakangan mengalami penyakit aneh hingga mengalami lumpuh.

Orang tua Roni Tua, Paisal Salahuddin Hasibuan, 36, yang sekarang berdomisili di lingkungan VI Kelurahan Pasar Sibuhuan, tepatnya dekat SMK Al Fajar, menceritakan sedikit kisah awal mula anaknya mengalami penyakit aneh.

Dimana tujuh bulan lalu, anaknya Muhammad Roni Tua minta jajan dan kemudian pergi bermain bersama anak-anak se usianya.

“Keesokan harinya, ketika saya bekerja di perkebunan datang telepon mengatakan bahwa kelakuan anak saya Muhammad Roni Tua tidak seperti biasanya, terlihat ada kejanggalan dan keanehan,” ujarnya mengawali ceritanya, Selasa (16/1).

Bahkan anak seusianya tidak akan pergi bermain jauh dari rumah, tetapi Muhammad Roni Tua sudah sampai ke lingkungan I kelurahan Pasar Sibuhuan, sekitar sentral pusat kota Sibuhuan.

Dan begitu ditanyakan, kenapa dia sampai ke daerah itu, lingkungan satu kelurahan Pasar Sibuhuan, katanya ia sudah tidak tau lagi jalan pulang.

Melihat keanehan itu, Paisal Salahuddin Hasibuan dan istrinya Patima Sari Siregar mengambil keputusan untuk diperiksakan ke rumah sakit. Tetapi pihak rumah sakit mengatakan tidak ada ditemukan gangguan penyakit.

Kemudian dibawa ke orang pintar, awalnya dikatakan ada yang merasukinya. Setelah diberikan obat beberapa saat stabil, tetapi keesokan harinya kembali lagi.

Muhammad Roni Tua Mengalami Penyakit Aneh, Sekarang Lumpuh
Muhammad Roni Tua Hasibuan sebelum menderita penyakit hingga lumpuh. (Waspada/Ist)

Hingga beberapa hari setelah mendapat penanganan dari orang pintar, juga tetap saja tidak ada perubahan, malah Muhammad Roni Tua bertambah hari semakin parah kondisinya, bahkan kakinya semakin tidak bertenaga.

Maka Paisal bersama istrinya Patima langsung berinisiatif membawa nya berobat ke RS Adam Malik Medan. Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis ternyata tidak ada yang mengkhawatirkan.

Beberapa hari berobat di Medan, namun tidak juga ada penyakit yang menghawatirkan, sekalipun bagian kaki sudah mulai mengalami kelumpuhan.

Semakin hari kata Paisal, kondisi Muhammad Roni Tua yang merupakan anak pertama dari empat bersaudara semakin bertambah lemah. Karena makan pun terpaksa melalui selang.

“Sekarang mau berobat tidak tau lagi mau dibawa kemana, belum lagi kondisi ekonomi yang pas-pasan, semula bekerja sebagai buruh kebun, sekarang apapun dikerjakan asal menghasilkan,” keluhnya.

“Karena itu kami sangat mengharapkan uluran dari para dermawan diberi kelapangan, mudah-mudahan berkenan memberikan bantuan ikhlas melalui rekening Bank BRI, 383101001387506, atas nama Patima Sari Siregar,” tutupnya berharap.

Idaham Butar Butar

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *