Tugasnya Melewati Batas, Terima Kasih PPIH

  • Bagikan
Tugasnya Melewati Batas, Terima Kasih PPIH
KONFERENSI PERS: Menag RI, Yaqut Cholil Qoumas, menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri Rakor Persiapan Pelayanan Jemaah Haji Pasca Armina 1444H/2023M di Hotel Alsagryah Raudah, Makkah, Arab Saudi, Minggu (2/7) malam. Waspada/Muhammad Ishak

Laporan Haji: Muhammad Ishak

MENTERI Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, karena telah bekerja keras dan bekerjasama dalam melayani jemaah haji dan menyukseskan puncak haji di Arafah, Mudzalifah dan Mina (Armina).

“Tugas bapak/ibu PPIH dalam melayani jemaah sudah melampaui batas, seperti menggendong jemaah lansia dan membersihkan kotoran jemaah lansia. Itu semua tidak ada dalam fakta intergritas, tapi saudara-saudaraku PPIH melakukannya,” kata Yaqut Cholil Qoumas, dalam Amanat Rakor Persiapan Pelayanan Jemaah Haji Pasca Armina 1444H/2023M di Hotel Alsagryah Raudah, Makkah, Arab Saudi, Minggu (2/7) malam.

Dia mengaku melihat sendiri kerja keras yang diberikan PPIH selama ini, baik sebelumnya Armina maupun ketika puncak haji di Arafah, Mudzalifah dan Mina. Bahkan beberapa jemaah yang kesasar saat melempar jumrah dibawa kembali ke maktabnya.

“Selama empat hari jemaah berada di Mina, bapak/ibu sudah memberikan yang terbaik untuk jemaah, bahkan jemaah yang kesasar dicari sampai dapat dan dikembalikan ke tenda di maktabnya. Ini sungguh luar biasa,” kata Gus Men, sapaan Yaqut Cholil Qoumas.

Bukan hanya itu, PPIH juga melayani jemaah lansia dalam menuntunnya melempar jumrah. Hal serupa juga dilakukan para medis dalam memberikan pelayanan terbaiknya untuk jemaah, termasuk menyisir jemaah yang membutuhkan pertolongan sepanjang jalur jemarat.

Atas dedikasi PPIH, Gus Men mengucapkan terimakasih. Namun dirinya menyadari jika kalimat terimakasih itu tidak cukup untuk membalas semua kebaikan para PPIH selama ini. “Saya mendoakan semoga PPIH terus diberikan kesehatan, kesuksesan nantinya saat kembali ke tanah air dan selalu mendapatkan kemudahan dalam segala urusan, amin ya rabbal alamin,” ujarnya.

Didepan sejumlah Amirul Hajj, Gus Men kembali menguang bahwa dirinya merasa bahagia dengan PPIH yang lulus seleksi dan bertugas di Arab Saudi, karena pengandiannya dalam melayani jemaah benar-benar seperti mengurus orangtuanya sendiri.

Diharapkan, sisa waktu pasca Armina terus diberikan untuk mendedikasikan diri dalam melayani jemaah, apalagi sesaat lagi jemaah secara bertahap akan kembali ke Indonesia. “Pasca musim haji ini, kami berharap kita semua dan seluruh PPIH tetap menjadi satu keluarga,” harap Gus Men.

Protes Masyariq

Terkait dinamika pelayanan selama Armina, Gus Men telah bertemu dan menyampaikan persoalan itu ke pihak Masyariq atau perusahaan yang ditunjuk oleh Pemerintah Arab Saudi untuk mengelola Armina, seperti keterlambatan konsumsi, kekurangan air, tenda yang over kapasitas, keterlambatan bus dan lain-lain. “Bahkan saat ini telah dibentuk tim bersama untuk dilakukan investigasi dan hasilnya akan disampaikan 1-2 pekan ke depan,” katanya dalam keterangan persnya.

Dalam pertemuannya sehari sebeumnya, Kementerian Haji Arab Saudi dianggap sangat berkomitmen membantu Indonesia dalam menyelesaikan dinamika Armina. Pihak berharap doa seluruh masyarakat Indonesia, agar ikhtiar terkait perbaikan layanan di Arab Saudi benar benar dapat diwujudkan sesuai dengan harapan.

“Kementerian Haji Arab Saudi, meminta maaf atas kejadian yang kita alami di Armina, bahkan mereka berjanji bahwa kejadian itu tidak terulang di tahun depan. Itu komitmen Pemerintah Arab Saudi melalui Menteri Haji, Dr Taufiq,” demikian Gus Men. –Muhammad Ishak–

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *