Wali Kota Buka MTQ Siantar Sitalasari

  • Bagikan
Wali Kota Buka MTQ Siantar Sitalasari
Kabag Hukum Setdako Pematangsiantar Hamdani Lubis memukul beduk sebagai tanda pembukaan MTQ ke-17 Kec. Siantar Sitalasari di Masjid Muallifatul Bilad, Jl. Setia Negara, Kel. Setia Negara, Rabu (10/1).(Waspada/Ist)

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Wali Kota Pematangsiantar membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kec. Siantar Sitalasari ke-17 di Masjid Muallifatul Bilad, Jl. Setia Negara, Kel. Setia Negara, Rabu (10/1).

“Melalui MTQ harapannya kandungan isi Alquran benar-benar meresapinya, menghayati serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” harap Wali Kota Susanti Dewayani melalui Kabag Hukum Setdako Hamdani Lubis.

Dengan menggaungkan ayat-ayat Alquran, menurut Wali Kota, berarti sedang menggaungkan nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai kesalehan sosial dan nilai keharmonisan.

Wali Kota juga mengharapkan kegiatan itu dapat mewujudkan keinginan kuat mereka untuk membumikan Alquran serta menegakkan Syiar Islam untuk memperkokoh nilai-nilai ke-Islaman dalam tiap aspek kehidupan masyarakat.

“Saya berharap agar hakekat, makna dan tujuan MTQ dapat senantiasa memegang teguh dan menjunjung tingginya, hingga isi kandungan Alquran benar-benar meresapinya, menghayati serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” lanjut Wali Kota.

Sebagai kota dengan miniatur kebhinnekaan, Wali Kota menyebutkan Pematangsiantar memiliki motto “Sapangambei Manoktok Hitei” yang artinya bergotong-royong atau bekerjasama untuk mencapai keadilan, kebahagiaan dan cinta kasih.

“Karena itu, masyarakat Pematangsiantar harus saling menghormati dan menghargai, saling menyejukkan serta saling tolong menolong dalam kebaikan. Dengan demikian akan tercipta kehidupan masyarakat yang toleran dan kondusif. Hal itulah yang menjadi modal membangun Pematangsiantar yang sehat, sejahtera dan berkualitas,” imbuh Wali Kota.

Wali Kota juga menyatakan yakin dan percaya MTQ itu akan terus terlaksana dalam mengukuhkan silaturahim dan kebersamaan, hingga kerjasama, sinergitas dan kolaborasi antar semua pihak akan semakin kuat dalam membangun umat demi kesejahteraan rakyat menuju Pematangsiantar bangkit dan maju serta terwujudnya kehidupan masyarakat yang rukun dan agamis.

“Selain itu, harapan kita semua melalui momentum MTQ ini semangat generasi muda semakin bertambah untuk mempelajari Alquran dan mengamalkannya, hingga memiliki pengetahuan agama dan pengetahuan umum yang landasannya akhlak yang mulia,” imbuh Wali Kota.

Dalam hal ini, lanjut Wali Kota, Pemko Pematangsiantar memiliki misi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang terdidik, sehat, berbudaya dan agamis.

“Karena itu, pada kesempatan ini saya mengajak para orangtua, para ulama, para ustad dan ustadzah, para penggiat organiasi Islam serta para pimpinan lembaga pendidikan Islam untuk bekerjasama, berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemko, khususnya pembangunan umat,” ajak Wali Kota.

Kepada semua peserta, Wali Kota mengucapkan selamat mengikuti MTQ dan mengharapkan keikutsertaan mereka akan memberikan manfaat dan maslahat dalam mengembangkan Syiar Islam.            

Sementara, Wakil Ketua Komisi I DPRD Boy Iskandar Warongan menyatakan kegiatan MTQ untuk menguatkan nilai-nilai agama melalui kompetisi yang berkaitan dengan Alquran dan berharap MTQ bisa semakin menguatkan nilai-nilai keimanan para remaja. “Sebab, tanpa akhlak, ilmu tidak ada gunanya”.

“Kami dari DPRD terus berkomitmen bagaimana nanti anggaran-anggaran yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan keumatan terus kita tingkatkan, hingga yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam menguatkan nilai-nilai keimanan bisa terus berkembang,” janji Boy.

Sedang, Ketua MUI Muhammad Ali Lubis menyebutkan kegiatan MTQ intinya untuk memperkokoh ukhuwah dan persatuan.

MUI Pematangsiantar, katanya, sangat mengapresiasi seluruh panitia MTQ di Kec. Siantar Sitalasari. “Karena ini wujud dari perlombaan kita dalam melaksanakan kebaikan untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT.”

Kepada Dewan Hakim yang sudah pengukuhan, Ketua MUI meminta agar memberikan penilaian semaksimalnya sesuai ilmu peserta dan kepada peserta, bila tidak semua menjadi juara, tapi sudah menjadi orang-orang terbaik, karena sudah berusaha menampilkan yang terbaik.”

Tampak hadir Maranaek Hasibuan mewakili Kakan Kemenag, Iptu R. Sitorus mewakili Kapolsek Siantar Martoba, Ketua BKMT Kec. Siantar Sitalasari Zahratunur, Kepala KUA Kec. Siantar Sitalasari Amril Gofar Nasution, Pembina UMKM SMS Aprial Muhammad Rizaldi Ginting dan lainnya..(a28)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *