Usaha Bumbu Rujak Ipeh Berawal Dari Gemar Konsumsi Buah

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Selalu ada ide manarik dan bisa menghasilkan cuan (uang), bagi mereka yang kreatif dari kegemaran sehari-hari. Demikian juga dilakukan Ipeh Braja, perempuan bernama lengkap Syarifah Syahban Batubara.

Kegemarannya makan buah setiap hari, membuatnya berpikir bagaimana cara enak dan segarnya makan buah jika dipadu padan dengan bumbu. Ia mencoba dengan garam dan somboi, tapi terkadang masih kurang sesuai cita rasanya.

Lalu, diapun membeli buah langsung dengan bumbu rujaknya. Rasanya memang enak, hanya saja, buah berbumbu rujak ini tidak bisa bertahan lama, harus langsung disantap.

“Suka makan buah dengan bumbu. Terkadang tidak bisa disimpan dan sayapun berpikir bagaimana caranya agar lebih enak menyantap buah, saat kita mau.Tanpa harus membeli rujak lagi,” ungkapnya Selasa (15/2).

Maka, kata Ipeh, diapun mencoba membuat bumbu rujak dan menyimpan di kulkas. Jika ingin membuat rujak, bumbunya langsung dituang.

“Nah,saat teman-teman datang ke rumah, saya sajikan rujak. Mereka suka dan minta bumbunya. Selanjutnya, ada yang minta buatkan dan diantar ke rumahnya. Lantas saya pikir, ini ide bagus juga untuk buat usaha bumbu rujak,”ungkapnya.

Cocok

Dilanjutkannya, setelah ada ide ini, diapun menceritakan pada suami yang pindah bekerja. Sehingga usaha rumahan ini pasti cocok untuk membantu ekonomi rumah tangga.

“Jadi, keluarga mendukung. Maka, mulailah saya membuat bumbu rujak. Agar varian rasa beragam, sayapun membuat dengan perpaduan buah sebagai bahan baku bumbu. Misalkan,cita rasa sirsak ditambahkan buliran sirsak, sedangkan bumbu dasarnya gula aren, cabai, gula garam dan asam jawa, tanpa terasi.

“Kalau yang sirsak ditambah buliran sirsak.Tidak pakai terasi sama sekali. Jadi untuk yang vegetarian bisa konsumsi karna tidak ada hewaninya sama sekali,”ucapnya.

Dia menambahkan, bumbu rujak buatannya bisa juga untuk cocolan camilan. Bisa juga untuk bumbu ayam bakar, saat akan finishing dioles bumbu rujak ipeh terus bakar lagi sebentaar aja,hasilnya daging akan makin lemak.

“Nah, bisa juga untuk masak tempe bacem.Pas godoknya tambahkan 2 sendok makan bumbu rujak sirsak,tempenya akan tambah enak. Kalau malas masak, goreng telur mata sapi, pas anget-anget tambahkan bumbu rujak sirsak diatasnya pasti enak,” pungkasnya, sembari menambahkan bumbu rujak ipeh akan tahan sampai dua bulan, jika di suhu ruang meskipun sudah dibuka.

Anggota Forum Komunikasi Muslimah Indonesia (FKMI) Sumut ini,menambahkan, hingga kini sistem pemasaran sudah memanfaatkan media digital bersama teman di FKMI, biasanya penjualan secara online dan offline.

“Bersama FKMI, semakin banyak pesanan, bahkan para pejabat sudah pula mencicipi bumbu rujak ipeh, terutama saat pameran produk UKM. Selain itu sangat perlu membuat toping aneka sayur, jika orderan bumbu rujak ipeh lengkap dengan aneka buah potong. (m22)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *