Ukrida Wisuda 293 Lulusannya, Siap Pimpin Perubahan

  • Bagikan
Ukrida Wisuda 293 Lulusannya, Siap Pimpin Perubahan

JAKARTA (Waspada): Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) melaksanakan wisuda bagi 293 lulusannya, Sabtu (25/11/2022) di Ballroom Hotel Pulman, Jakarta.

Wisuda kali ini menjadi yang ke–4 bagi Ahli Madya, ke-1 untuk Sarjana Terapan, ke-64 bagi program Sarjana, dan ke–38 bagi program Magister Manajemen.

Para wisudawan dari 13 program studi itu pun mengikrarkan janji untuk mengabdikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Ukrida, sebagai kampusnya pemimpin perubahan.

Kegiatan wisuda diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Engeline Chandra.

Rektor Ukrida, Dr. dr. Wani Devita Gunardi, Sp. MK (K) dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para wisudawan, sekaligus mengungkapkan kebanggaannya.

”Bila saat ini, Ukrida telah mewisuda Sarjana sebanyak 64 kali dan Magister sebanyak 38 kali serta Ahlli Madya sebanyak 4 kali, dan khususnya saat ini  merupakan kali yang pertama mewisuda lulusan Program Studi Optometri, maka kita boleh berbangga hati karena capaian ini menunjukkan bahwa Ukrida telah dipercaya oleh masyarakat, dan lulusannya telah diterima dengan baik oleh masyarakat, khususnya dunia usaha dan dunia industri,” ujar Wani Devita.

Untuk pertama kali, Ukrida mewisuda lulusan Program Studi Optometri sebagai Sarjana Terapan Optometri pertama di Indonesia. Ukrida terus memperkuat komitmen untuk meningkatkan karyanya sebagai pelaksana Tridharma Perguruan Tinggi yang unggul di taraf nasional dan internasional. Karena itu, lulusan yang dihasilkan dapat tampil berkarya di tengah masyarakat dengan kompetensi yang mumpuni untuk bersaing melalui dunia kerja.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Kristen (BP YPTK) Krida Wacana dalam sambutan yang diwakili Ir Bambang Prijono, M.M menekankan peran Ukrida dalam mentransformasikan kehidupan para mahasiswa dengan ilmu dan iman.

Proses transformasi tersebut tidak berakhir sampai disini, akan tetapi terus berlanjut hingga pada akhir hayat nanti. Dunia akan selalu berubah, kehidupan yang dinamis menuntut saudara untuk terus belajar dan menciptakan peluang-peluang baru, pergunakanlah talenta-talenta yang Tuhan telah percayakan kepada Saudara semaksimal mungkin dan dengan penuh suka cita,” imbuh

Di kesempatan yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah III Jakarta, Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc., dalam sambutannya mengemukakan keyakinannya akan kualitas lulusan Ukrida.

“Di era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, dibutuhkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dan memiliki kompetensi yang tinggi sesuai dengan tuntutan pasar kerja. Namun saya meyakini bahwa di kampus ini, Anda telah belajar untuk menempa ilmu pengetahuan dengan baik. Selain itu, saya juga percaya bahwa Ukrida sebagai salah satu kampus terbaik telah mempersiapkan Anda untuk memiliki keterampilan dasar yang diperlukan untuk link and match dengan dunia kerja. Semua aspek tersebut menjadikan kemampuan Anda lebih berdaya guna dan siap menyongsong dunia kerja yang ada di depan mata,” kata Toni.

Ukrida merupakan badan pelayanan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat. Karena itu, melalui harapannya, Badan Pekerja Majelis Sinode Wilayah (BPMSW) GKI Sinode Wilayah Jawa Barat mengungkapkan bahwa Ukrida bisa digambarkan seperti seorang ibu, yang ‘mengandung’ (yakni lewat kegiatan perkuliahan dan praktik) dan yang kemudian ‘melahirkan putra (yakni lewat wisuda).

Karena itu, sebagai ‘anak-anak’ yang lahir dari ‘rahim Ukrida’, sudah sepantasnya para wisudawan menjaga nama baik almamater Ukrida. Setiap wisudawan diharapkan menghadirkan dampak positif bagi dunia.

Lulusan Terbaik yang meraih prestasi akademik dengan predikat cum laude dalam wisuda kali ini adalah Mena Pujiastuti (Program Studi Magister Manajemen), Veronika Fernanda Dua Hiko (Program Studi Keperawatan), Tasya Berliani (Program Studi Teknik Elektro), Ricky Pratama (Program Studi Informatika), Heliana Christianti (Program Studi Sistem Informasi), dan Adella Halim (Program Studi Sastra Inggris).

Mena Pujiastuti, sebagai Lulusan Terbaik dari Program Studi Magister Manajemen mengungkapkan testimoninya mengatakan, ilmu yang sudah ditempuh selama di Ukrida agar tidak terhenti di diri sendiri melainkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas lagi kepada sesama manusia dan lingkungan.

Buah manis dari pendidikan yang dapat bertahan lama dan dapat dipergunakan seumur hidup adalah sikap dan karakter baik,” tutur Mena Pujiastuti.

Lulusan Terbaik dari Program Studi Teknik Elektro, Tasya Berliani, bangga sekaligus sangat yakin lulusan ukrida mampu bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi lain. “Teman-teman seangkatan saya 90% sudah mendapatkan pekerjaan bahkan sebelum wisuda,” demikian ungkap Tasya. 

 “Memperoleh kesempatan mengikuti kuliah di Ukrida sampai lulus merupakan pengalaman yang membanggakan bagi saya pribadi, dimana saya diajar oleh dosen-dosen yang sangat kompeten di bidangnya serta peduli terhadap mahasiswa. Ukrida adalah kampus yang patut diperhitungkan dan layak menjadi pilihan bagi siswa lulusan SMA yang ingin melanjutkan kuliah,” ungkap Ricky Pratama, Lulusan Terbaik dari Program Studi Informatika.

Sementara Andella Halim, Lulusan Terbaik dari Program Studi Sastra Inggris menuturkan kebanggaannya mengikuti kuliah di Ukrida karena menurutnya para dosen Ukrida selalu melibatkan dan “menantang” mahasiswa secara intelektual. Mereka secara konsisten berupaya menciptakan lingkungan yang mendorong mahasiswa untuk berpikir secara kritis.

“Melalui berbagai metode pengajaran, diskusi, dan kegiatan, mereka telah merangsang kemampuan analisis saya, kemampuan memecahkan masalah, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi pelajaran”, demikian menurut Andella Halim. Selain itu  keyakinan Andella adalah Ukrida memiliki keunggulan yang memungkinkan lulusannya untuk bersaing secara efektif dengan lulusan dari perguruan tinggi lain.

Ukrida memiliki kurikulum yang terus diperbarui sesuai dengan perkembangan industri dan kebutuhan pasar kerja,” pungkasnya.

Selain membina keunggulan akademik, Ukrida juga komit kepada pengembangan karakter peserta didiknya. Karena itu, setelah melakukan penilaian dengan cermat terhadap standar point of softskills, terpilih peraih penghargaan pengembangan softskills terbaik, yaitu Veronica Fernanda Dua Hiko (Program Studi Keperawatan), Albert Salomo (Program Studi Informatika), Tasya Berliani (Program Studi Teknik Elektro), Jessica Octaviany (Program Studi Informatika), dan Kasiniat Laia (Program Studi Keperawatan).(J02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *